Berada di Kaki Gunung Dempo, Agrowisata Pagaralam Sangat Potensial

Antara, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 406 2334736 berada-di-kaki-gunung-dempo-agrowisata-pagaralam-sangat-potensial-N3aJCMX44Y.JPG Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam kunjungan kerja ke Pagaralam (Foto: Antara)

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kota Pagaralam agar menjadi destinasi unggulan di daerah setempat.

Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru berujar bahwa, Kota Pagaralam ini memiliki keunggulan dari sisi keindahan alam karena berada di kaki Gunung Dempo sehingga layak dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata unggulan bagi Sumatra Selatan.

“Keindahan alam itu bisa dikemas menjadi paket wisata, apalagi pengembangan agrowisata di Pagaralam juga sudah dijalankan seperti adanya perkebunan buah-buahan dan kopi,” katanya.

Baca juga: Taman Bunga Gading Ledokombo, Wisata Baru Memesona di Pelosok Desa

Menurutnya, salah satu daya pikat Pagaralam yakni agrowisata perkebunan jeruk di Kelurahan Agung Lamongan, Kecamatan Dempo Utara dan tempat wisata Green Paradise di Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Dempo Utara.

Pagaralam lanjut Herman, memiliki potensi pariwisata yang sangat baik dan bisa menunjang perputaran ekonomi.

Terlebih, ekonomi Pagaralam masih terbilang baik meski pada masa pandemi Covid-19. Namun, pengembangan ini juga harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur dan SDM.

Untuk itu, Pemprov Sumsel memberi dukungan untuk perbaikan infrastruktur seperti pembangunan jalan ke kawasan wisata.

Selain itu, pengembangan pariwisata ini harus dilakukan secara menyeluruh sehingga wisatawan yang datang merasa sangat nyaman sehingga muncul citra baik dari Kota Pagaralam.

“Ini juga salah satu bentuk promosi, karena kenyamanan di Pagaralam ini diceritakan oleh wisatawan melalui media sosialnya,” tuturnya.

Herman menambahkan, perlu dilakukan peningkatan untuk sektor penunjang salah satunya transportasi, yangmana disarankan memiliki bus terbuka atau tanpa atap seperti yang ada di Kota Bandung. Jawa Barat.

“Pemkot Pagaralam dapat bekerja sama dengan bank daerah untuk mewujudkannya,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini