Pemerintah Akan Bangun Wisata Berkonsep Forbidden City di Ubud Bali

Antara, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 406 2335566 pemerintah-akan-bangun-wisata-berkonsep-forbidden-city-di-ubud-bali-gJwFK8Q04o.JPG Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa (Foto: suharsomonoarfa)

KEMENTERIAN Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) tengah membangun daya tarik wisata baru di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Konsep tersebut yakni Forbidden City atau Kota Terlarang seperti yang diadopsi dari China.

“Bappenas sedang menyusun master plan untuk membantu Bali,” ungkap Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam konferensi pers secara virtual, pada Senin, 28 Desember 2020 kemarin.

Baca juga: Sandiaga Uno Gelorakan Semangat ke Seniman Bali demi Bangkitkan Pariwisata

Pihaknya lanjut Suharso, akan menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar dan tokoh adat di Ubud yang dikenal sebagai kampung turis mancanegara. Dirinya menargetkan rencana induk Forbidden City di Ubud akan rampung pada semester pertama 2021.

Kendati demikian, Suharso masih enggan membocorkan lokasi persis rencana daya tarik wisata baru yang berada di kawasan Ubud, dan berjarak sekitar 22 kilometer arah utara Kota Denpasar itu.

Menurut dia, rencananya itu dilakukan untuk mendukung pariwisata berkualitas dan akan menggeser pariwisata massal.

Wisata baru dengan konsep Forbidden City nantinya akan menawarkan wisata budaya yang lebih terbatas dan eksklusif bagi wisatawan dengan menggandeng UMKM sehingga memberikan hasil yang lebih berkualitas.

Bali menurut Suharso, lebih siap mengembangkan wisata baru tersebut karena menjadi barometer pariwisata Tanah Air dengan kekayaan wisata alam hingga budayanya.

“Jadi, nanti Bali akan punya tempat yang berbatas dan dengan segala macam pertunjukan dunia di Ubud,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini