Share

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Kemenparekraf Akan Perbarui Protokol CHSE

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 22:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 406 2335971 antisipasi-varian-baru-covid-19-kemenparekraf-akan-perbarui-protokol-chse-f4RHl6QXRR.JPG Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno di sela konferensi pers akhir tahun di kawasan Senayan, Jakarta (Foto: Okezone.com/Dewi Kania)

VIRUS corona varian baru telah menyerang berbagai negara. Sebagai antisipasi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno siap memperbarui protokol Cleanliness Health, Safety and Environtment Sustainability (CHSE).

Sandiaga menuturkan bahwa Kemenparekraf setuju dengan keputusan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang menutup pintu bagi warga negara asing (WNA) per 1 Januari hingga 14 Januari 2021 mendatang. Langkah ini kata dia, merupakan kebijakan yang dilandasi kepentingan bangsa dan negara.

Baca juga: Menparekraf Imbau Masyarakat Sabar Tunggu Vaksin & Patuhi Prokes Berwisata

"Untuk wisatawan dari mancanegara negara kita harus sabar karena keputusan pemerintah adalah sampai tanggal 14 Januari tidak boleh masuk," ucapnya dalam kegiatan jumpa pers akhir tahun di Hutan Kota by Plataran Jakarta, Senayan, Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Kemenparekraf, lanjut Sandi, bahkan siap beradaptasi dengan virus corona baru. Protokol CHSE diperbarui agar wisatawan domestik yang menjadi pasar utama semakin aman liburan.

"Kita harus adaptasi dengan varian baru ini, tim kita bisa langsung beradaptasi, misal bisa ada tambahan dari Cleanliness-nya, Health-nya, Safety, dan Sustainable Environtment-nya, nanti kita akan tambahkan,” kata dia.

Lebih lanjut, Kemenparekraf menunggu kebijakan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai leading sector atas pencegahan virus corona varian baru tersebut.

Sandi dan jajaranya juga siap berkolaborasi dengan Kemenkes untuk mendapatkan update terbaru terkait isu virus corona baru.

“Intinya kita harus mengutamakan keselamatan kesehatan masyarakat kita,” tambahnya.

Saat ini, Kemenparekraf telah berkoordinasi intensif dengan Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi untuk menerima perkembangan isu ini.

Baca juga: Sandiaga Uno Ingin Wujudkan Pariwisata Berkualitas Berbasis Budaya di Bali

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga memastikan pertimbangan keselamatan rakyat merupakan kepentingan yang lebih besar dari apapun.

"Kita harus pastikan apakah ada varian baru atau tidak menjadi satu ancaman peningkatan kasus Covid-19. Kita dukung keputusan ini dengan menjaga kesehatan yang ketat dan disiplin," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini