Libur Tahun Baru di Yogyakarta, Yuk Jalan-Jalan ke 5 Desa Wisata Paling Asri

Chotimah, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 408 2335519 libur-tahun-baru-di-yogyakarta-yuk-jalan-jalan-ke-5-desa-wisata-paling-asri-AsjaITNCeF.jpg Desa Wisata Kembangarum. (Foto: Instagram)

Desa Wisata Nglinggo

 desa

Mengitari pedesaan biasanya hanya berjalan kaki, namun berbeda hal dengan Desa Wisata Nglinggo ini karena menawarkan mobil jeep yang tersedia untuk wisatawan berkeliling desa. Traveler bisa keliling dengan melewati medan ekstrem seperti tanjakan, turunan hingga lewat sungai dan hutan pinus.

Kawasan ini punya daya tarik alam pegunungan, air terjun Watu Jonggol, perkebunan teh dan kopi. Pengunjung juga dapat memetik teh sekaligus belajar membuat gula aren di Desa Wisata Nglinggo. Berlokasi di Dusun Nglinggo, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Di sini ada atraksi budaya seperti Tari Lengger Tapeng sebagai suatu tradisi masyarakat setempat. Pengunjung bisa menemukan spot foto instagenic. Jika ingin menginap, wisata ini ada tempat penginapan atau homestay bernuansa khas pedesaan. Objek wisata mulai buka pukul 09.00-17.00 WIB.

Baca Juga: Berkunjung ke Lembah Tumpang Resort, Tempat Candi Borobudur dan Gito Bersatu

Desa Wisata Ketingan

Saat mengunjungi desa ini Anda akan melihat hewan yang belum tentu ada di tempat lain yakni burung kuntul, kawasan tersebut menjadi pilihan singgah bagi ribuan unggas yang sudah muncul sejak akhir tahun 90an. Di sini pengunjung bisa melakukan aktivitas seperti membajak sawah dengan kerbau dan beternak sapi. Lokasinya terletak di Dusun Ketingan, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DIY.

Populasi burung kuntul yang semakin banyak itu membuat wisatawan terpikat akan pesonanya. Tak banyak dari mereka berkunjung hanya untuk mengamati hewan itu. Anda juga dapat menginap di Desa Wisata Ketingan sembari mengikuti kegiatan warga atupun menyaksikan tradisi khasnya.

Agar tidak kehilangan momen, cobalah datang pada pagi atau sore hari saat burung-burung kuntul ini sedang mencari makan di sawah dan pulang ke sarang. Jam operasional wisata dibuka selama 24 jam.

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini