Jelang Libur Akhir Tahun, Sidoarjo Berlakukan Jam Malam Pukul 21.00-04.00 WIB

Antara, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 406 2336039 jelang-libur-akhir-tahun-sidoarjo-berlakukan-jam-malam-pukul-21-00-04-00-wib-DnGL6Pn5um.JPG Penjabat Bupati Sidoarjo, Hudiyono (Foto: Antara)

PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memberlakukan jam malam pukul 21.00 WIB-04.00 WIB. Aturan itu berlaku sejak 29 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021 sesuai Surat Edaran Bupati Sidoarjo Nomor 338/9682/438.6.5/2020 tentang jam malam.

Penjabat Bupati Sidoarjo, Hudiyono mengatakan, khusus malam tahun baru 31 Desember 2020, jam malam berlaku lebih awal yakni mulai pukul 18.00 WlB-04.00 WIB.

"Ini berlaku bagi masyarakat dan jenis usaha kafe, rumah makan, warung, toko swalayan, warung kopi dan tempat PlayStation," kata Hudiyono kemarin.

Menurutnya, pembatasan sosial juga diberlakukan bagi pengunjung tempat wisata yakni pengelola wisata wajib membatasi pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas kunjungan harian.

Baca juga: Jelang Tahun Baru, Tempat Wisata dan Hiburan di Denpasar Tutup Jam 11 Malam

Pemkab Sidoarjo bersama TNI-Polri akan meningkatkan operasi yustisi selama pemberlakuan jam malam. Pemangku wilayah Camat dan kepala desa atau lurah bersama TNI-Polri memantau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di wilayahnya masing-masing.

Pihaknya juga melarang adanya pesta kembang api merayakan malam tahun baru 2021. Meniadakan pesta kegiatan hiburan yang menyebabkan kerumunan massa baik di dalam atau di luar ruangan (tempat hiburan atau karaoke, panti pijat dan bioskop).

"Termasuk kolam renang harus ditutup," imbuhnya.

Pengelola hotel, kata dia, diminta menerapkan prokes dengan ketat, mulai dari pengukuran suhu badan, menerapkan 3M memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, dan menjaga jarak.

Ia mengatakan, pengelola hotel juga diminta memastikan setiap tamu dinyatakan negatif Covid-19 dengan menunjukkan hasil tes PCR dengan masa berlaku maksimal 7x24 jam. Atau menunjukkan hasil tes cepat antibodi dengan masa berlaku 3x24 jam.

"Pelaku usaha wajib menyiapkan sarana dan prasarana 3M masker, menjaga jarak serta mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir bagi karyawan dan setiap pengunjung," katanya.

Menurutnya, industri diminta menerapkan prokes dengan ketat dan segera melaporkan kepada dinas kesehatan apabila ada karyawan yang hasil tesnya reaktif atau positif Covid-19.

"Melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan seperti hajatan, seremonial pernikahan dan kegiatan keagamaan," ujarnya.

Para pelanggar akan ditindak tegas sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku bagi pelanggar protokol kesehatan sesuai dengan kewenangan TNI-Polri dan Pol PP dan satuan Gugus tugas Covid-19. Surat edaran bupati Sidoarjo ini disosialisasikan ke seluruh pelaku pariwisata, seni budaya dan masyarakat.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar memerhatikan surat edaran tersebut. Hudiyono berharap masyarakat mengetahui poin-poin yang ada di surat edaran termasuk pemberlakuan jam malam. Surat edaran ini menurut Hudiyono untuk kebaikan bersama agar warga Sidoarjo selamat dari bahaya COVID-19.

"Kami ingin warga Sidoarjo terhindar dari virus Covid-19. Sabar untuk tidak melakukan kegiatan yang berkerumun, tahun baru sekarang ini lebih baik dirumah saja bersama keluarga. Kami semua berharap vaksin Covid-19 segera datang dan warga Sidoarjo semua sehat, sehat ekonominya dan selamat dari bahaya Covid-19. Semoga pandemi ini segera berlalu," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini