Cegah Klaster Covid-19, Objek Wisata di Tapanuli Selatan Batasi Jumlah Pengunjung

Antara, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 08:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 406 2336059 cegah-klaster-covid-19-objek-wisata-di-tapanuli-selatan-batasi-jumlah-pengunjung-j4NZlpWdzx.JPG Kadis Pariwisata Tapanuli Selatan, Abdul Saftar meninjau langsung pengunjung di objek wisata Aek Sijornih (Foto: Antara/Kodir)

SEJUMLAH objek wisata di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, menjelang libur akhir tahun 2020 melakukan pembatasan bagi wisatawan dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19

"Pembatasan penting sebagai pencegahan penyebaran penyakit menular Covid-19 saat berlibur," kata Kadis Pariwisata Tapanuli Selatan, Abdul Saftar.

Seperti pada objek wisata alam Aek Sijornih yang berlokasi di Desa Aek Libung, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan. Di mana biasanya setiap masa liburan dipenuhi pengunjung mencapai 8.000 orang.

Baca juga: 5 Minuman Tradisional Yogyakarta, Hangat & Menyehatkan Tubuh

"Hanya saja saat pandemi Covid-19 kita menyarankan bagi pelaku usaha obyek wisata agar membatasi pengunjung hingga 50 persen. Artinya, jumlah pengunjung Aek Sijornih maksimal 4.000 pengunjung," kata dia.

Hanya saja meski ada pembatasan seperti pada libur Natal 2020 jumlah wisatawan yang datang per harinya tidak sampai mencapai angka pembatasan pengunjung tersebut.

"Demikian kondisi destinasi Air Terjun Silima-lima di Kecamatan Marancar. Jumlah wisatawan yang datang jauh dari angka yang dibatasi," ungkapnya.

Sehingga selama liburan Natal 2020 kemarin tidak sampai terjadi penolakan pengunjung yang ingin berlibur baik lokasi wisata alam Air Terjun Bertingkat Aek Sijornih maupun Air Terjun Silima-lima.

"Meski demikian lewat petugas yang kita tempatkan di lokasi wisata masing-masing selalu proaktif melaksanakan tugasnya memantau protokol kesehatan bagi setiap wisatawan," tuturnya.

Selain imbauan-imbauan wajib protokol kesehatan oleh pelaku usaha di obyek wisata, para petugas dari Dinas Pariwisata akan memperketat imbauan protokol kesehatan di lokasi-lokasi wisata apalagi menyambut liburan akhir tahun 2021.

"Menaati protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dikira penting upaya mencegah penyebaran wabah di masa adaptasi kehidupan baru berhadapan dengan pandemi Covid-19," ujar Saftar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini