Wali Kota Bandarlampung Ancam Bubarkan Kerumunan saat Malam Tahun Baru 2021

Antara, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 406 2336117 wali-kota-bandarlampung-ancam-bubarkan-kerumunan-saat-malam-tahun-baru-2021-mb3Kt65hbz.JPG Wali Kota Bandarlampung, Herman HN (Foto: Antara/Dian Hadiyatna)

WALI KOTA Bandarlampung, Herman HN menegaskan pihaknya akan membubarkan kegiatan perayaan malam Tahun Baru 2021 yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang, baik itu di hotel, jalan-jalan maupun kafe dan tempat hiburan lainnya. Langkah tegas tersebut bertujuan mencegah penyebaran Covid-19 selama musim liburan.

"Tidak boleh ada perayaan malam pergantian tahun yang berpotensi menimbulkan kerumunan baik di hotel, kafe-kafe dan jalan-jalan protokol," ujar Herman.

Menurutnya, pada masa pandemi Covid-19 lebih baik masyarakat di rumah saja bersama keluarga begitu pula pendatang sebaiknya berada di penginapannya, mengingat saat ini Bandarlampung sedang dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Lampung Tutup Sementara Tempat Wisata hingga 2 Januari 2021

"Saya tidak bosan-bosan mengimbau masyarakat untuk ketat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari dan berdiam diri di rumah saat malam tahun baru agar penambahan Covid-19 di kota ini tidak semakin banyak," kata dia.

Herman menambahkan, pada malam pergantian tahun nanti akan ada tim dari pemkot dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) yang berpatroli untuk mengontrol aktivitas masyarakat agar tidak ada kerumunan dan perayaan.

"Sekarang angka kesembuhan pasien positif kita juga sudah tinggi sekitar 80 persen, imbauan-imbauan ini agar bagaimana kasus Covid-19 menurun dan orang yang selesai isolasi meningkat. Mudah-mudahan yang sembuh terus bertambah," kata dia.

Hotel, mal dan kafe-kafe sesuai surat edaran yang sudah dibuat hanya boleh beroperasi sampai pukul 22.00 WIB saat malam pergantian malam tahun baru. Bila pun nanti ada yang melanggar kata dia, maka akan diberikan sikap tegas dengan membubarkannya.

"Jadi kita minta kerjasamanya, inikan demi mencegah penyebaran Covid-19 di kota ini dan demi kesehatan rakyat," tuturnya.

Meski demikian, ia tetap mengizinkan tempat wisata di Bandarlampung untuk tetap buka pada libur akhir tahun namun harus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

"Silakan buka tempat wisata di masa liburan akhir tahun tapi harus ketat tidak boleh ada kerumunan, yang masuk tolong dibatasi jangan sampai melanggar protokol kesehatan," pesan Herman.

Hingga saat ini, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandarlampung mencapai 2.725 dengan rincian pasien yang telah dinyatakan sembuh 1.887 dan kasus kematian akibat virus corona 192 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini