WNA Dilarang Masuk Indonesia, Sandiaga Uno: Kita Genjot Jumlah Wisatawan Lokal

Salman Mardira, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 406 2336297 wna-dilarang-masuk-indonesia-sandiaga-uno-kita-genjot-jumlah-wisatawan-lokal-rphWrBhXLN.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Instagram @sandiuno)

PEMERINTAH Indonesia menutup pintu masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) mulai 1 sampai 14 Januari 2021 untuk mencegah masuknya varian baru virus corona. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno akan berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan lokal agar usaha parekraf Indonesia tetap hidup.

“Meskipun ini akan berdampak pada sektor pariwisata, namun ini semua tentunya untuk kepentingan bangsa dan keselamatan rakyat Indonesia,” katanya seperti dikutip dari akun Instagramnya @sandiuno, Rabu (30/12/202).

Baca juga: Mulai 1 Januari 2021, Indonesia Tutup Pintu Masuk Warga Asing dari Semua Negara 

Sandi menyatakan itu usai bertemu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Selasa kemarin. Ia mengunggah foto berdiri bersama Retno.

“Kami sepakat untuk bersama-sama mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” tulis Sandi Uno.

Sandi mengatakan kepada para pelaku usaha pariwisata agar jangan terlalu khawatir dengan pelarangan WNA masuk ke Indonesia, karena bersifat sementara. Menurutnya, dengan tak boleh masuknya WNA, maka ini kesempatan Indonesia menggenjot wisatawan domestik.

“Untuk para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, tetap semangat. Karena ke depan yang kita akan terus genjot adalah jumlah wisatawan lokal dengan mengedepankan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan (K4),” ujar mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini.

 Baca juga: WNA Dilarang Masuk 1-14 Januari 2021, Sandiaga: Kita Utamakan Keselamatan & Kesehatan!

“Kita pastikan protokol itu berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan minat dan kepercayaan wisatawan lokal untuk mengunjungi destinasi-destinasi wisata Indonesia yang jumlahnya begitu banyak dari Sabang sampai Merauke.”

Dengan meningkatnya wisatawan lokal, lanjut Sandi, harapannya usaha-usaha mikro dan kecil akan semakin menggeliat, peluang usaha dan lapangan kerja akan terus tercipta.

Unggahan Sandi Uno sudah dilike hingga lebih 73 ribu kali dan menuai berbagai komentar dari netizen pengikutnya.

Seorang netizen dengan akun @thomsoncyrus74 meminta agar Kemenparekraf fokus saja membenahi pariwisata dalam negeri, memanfaatkan larangan WNA masuk. Kalau destinasinya sudah kembali siap menerima turis asing, maka silakan dibuka lagi.

“Fokus dalam negeri aja dulu, dibenahi dulu seperti Danau Toba pak. Jadi saat sdh normal, nanti destinasi wisata itu sdh siap. Fokus membina umkm nya pak. Karena mereka yg biasanya sanggup bertahan pada saat krisis. Terutama kuliner pak,” tulisnya.

“Memang harus ada yang dikorbankan pak demi kepentingan bangsa dan keselamatan rakyat Indonesia, teman-teman saya di Inggris banyak yang menjadi korban varian virus baru corona ini. Semoga langkah baik yang diambil ini bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19,” tulis akun @chancil.chan

Akun @putraanuhgrah meminta agar pemerintah menurunkan harga tiket pesawat jika ingin menggenjot wisatawan lokal. “Turunkan harga tiket domestik mas mentri utk menarik wisatawan dalam negri,” komentarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini