Jalan-Jalan ke Farmhouse Lembang, Wisatawan Diminta Rapid Antigen di Tempat

Adi Haryanto, Jurnalis · Kamis 31 Desember 2020 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 406 2336848 jalan-jalan-ke-farmhouse-lembang-wisatawan-diminta-rapid-antigen-di-tempat-Kp4xX6pSrP.jpg Pengunjung Farmhouse Lembang di wahana anak sapi. (Foto: Okezone/Dewi)

OBJEK wisata Farmhouse Lembang diburu wisatawan pada Kamis (31/12/2020). Wisatawan yang datang, diminta untuk menjalani rapid antigen di tempat.

Rapid antigen ini diadakan oleh Dinas Kesehatan serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat. Setiba di Farmhouse Lembang, wisatawan diarahkan ke pos pemeriksaan.

Wisatawan yang tidak bisa menunjukkan surat rapid antigen, diminta secara sukarela untuk tes. Sementara yang sudah membawa hasil rapid antigen negatif, boleh lanjut berwisata.

"Ini pertama kali rapid test antigen digelar di objek wisata sebagai antisipasi libur Tahun Baru. Meski pengunjung tidak banyak pengawasan tetap harus super ketat," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, KBB, Sri Dustirawati saat ditemui di lokasi.

rapid

Baca Juga: Daftar Bandara dan Stasiun KA yang Melayani Rapid Antigen Beserta Tarifnya

Sri menyebutkan, dipilihnya objek wisata Farmhouse karena merupakan pintu masuk wisatawan dari Kota Bandung. Total ada 100 rapid test antigen yang disiapkan di Farmhouse. Secara keseluruhan yang disiapkan ada 300 alat tes untuk tiga lokasi, yakni di Alun-alun Lembang, Pos Padalarang, dan Farmhouse.

"Kalau yang sudah membawa hasil (rapid antigen) sendiri, mereka bisa masuk. Yang tidak bawa atau enggan menjalani rapid test antigen, tetap diizinkan masuk ke objek wisata asalkan menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.

Public Relation Objek Wisata Farmhouse, Intania Setiati mengatakan, rapid test antigen merupakan salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Serta untuk memberikan rasa aman pada pengunjung di objek wisata saat menghabiskan libur tahun baru di Lembang.

"Di sini disiapkan konter rapid test antigen. Pengunjung yang ingin rapid antigen difasilitasi secara gratis, supaya mereka aman dan tidak terjadi penyebaran Covid-19," ucapnya.

Baca Juga: Pasar Tradisional di Buleleng Ini Bakal 'Disulap' Jadi Sentra Pariwisata

Disebutkanya, pada hari pertama libur Tahun Baru, belum terlihat adanya peningkatan kunjungan. Selama libur Natal pun, kunjungan hanya mencapai 10% meski carrying capacity yang diperbolehkan 50%. "Untuk libur tahun baru juga, kunjungan belum bisa diprediksi, tapi kemungkinan tidak akan terlalu banyak karena sedang pandemi," imbuhnya.

Salah seorang pengunjung dari Jakarta, Ines mengatakan, adanya rapid test antigen membuat wisatawan lebih nyaman saat berkunjung ke tempat wisata karena keamanan lebih terjamin. Namun bagi yang finansialnya pas-pasan pasti akan menjadi beban karena harus mengeluarkan biaya tambahan.

"Bagus sih ada rapid test antigen ini, apalagi gratis. Tapi emang kalau mandiri dan bayar sendiri cukup mahal, saya harus keluarkan Rp350.000," ucapnya yang telah membawa surat rapid test antigen dari Jakarta. adi haryanto

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini