Traveler Tak Bisa Lagi Pesan Makanan di Pesawat Thailand

Salsabila Jihan, Jurnalis · Kamis 31 Desember 2020 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 406 2336896 traveler-tak-bisa-lagi-pesan-makanan-di-pesawat-thailand-rInJZ9zMsd.jpg Ilustrasi. (Foto: Airbus)

PENYEDIAAN makanan dan minuman dilarang pada penerbangan domestik Thailand. Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT) mengumumkan peraturan tersebut pada Rabu 30 Desember 2020.

Peraturan tersebut dimulai dari malam Tahun Baru untuk penerbangan dengan rute domestik Thailand, kecuali dalam keadaan darurat. Hal ini dilakukan untuk upaya mengurangi penyebaran kasus Covid-19.

Awak kabin juga telah diinstruksikan tentang larangan mengonsumsi makanan dan minuman, termasuk air mineral, kecuali dalam keadaan darurat medis. Setiap penumpang yang ingin minum air harus dipindahkan terlebih dahulu ke bagian pesawat yang sepi penumpang.

Aturan baru ini dimaksudkan sebagai upaya untuk meminimalisir penumpang melepas masker mereka dalam penerbangan.

Baca Juga:  Daftar Bandara dan Stasiun KA yang Melayani Rapid Antigen Beserta Tarifnya

pesawat

"Dilarang makan dan minum selama penerbangan," tulis pemberitahuan CAAT seperti dilansir Okezone dari Paddle Your Own Kanoo, pada Kamis (31/12/2020).

"Dalam keadaan darurat, awak kabin dapat mempertimbangkan untuk menyediakan air minum kepada penumpang dan membawa penumpang tersebut ke tempat yang jauh dari penumpang lainnya."

Sebelumnya, peraturan dilarangnya mengkonsumsi makanan dan minuman di penerbangan domestik sudah ditetapkan namun masih diberi kelonggaran pada September lalu.

Baca Juga: Deretan Hotel Mewah dengan Pemandangan Pesta Kembang Api Tahun Baru Menakjubkan

CAAT juga melarang penyebaran surat kabar, majalah, atau pamflet apapun kepada penumpang dalam penerbangan, kecuali bila terkait dengan keselamatan. Hal tersebut untuk mengurangi sentuhan langsung yang memungkinkan dapat menyebarkan virus.

Beberapa waktu lalu, Japan Airlines (JAL) juga meminta beberapa penumpang untuk membuat "ethical choice" dengan meniadakan layanan makanan dalam penerbangan mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini