Berkerumun di Jalan, Warga Wuhan Pesta Tahun Baru 2021 dengan Gegap Gempita

Ersa Ambarita, Jurnalis · Jum'at 01 Januari 2021 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 406 2337351 berkerumun-di-jalan-warga-wuhan-pesta-tahun-baru-2021-dengan-gegap-gempita-euCx200kJh.jpg Warga berkerumun di Kota Wuhan, China saat pesta malam tahun baru 2021 (Reuters)

WARGA Kota Wuhan, China berkerumun di jalan merayakan pesta tahun baru 2021 dengan meriah di tengah dunia masih dilanda pandemi Covid-19. Mereka bersorak-sorai saat detik-detik pergantian tahun 2020 ke 2020.

Wuhan merupakan kota pertama kali virus corona ditemukan hingga menyebar ke seluruh penjuru dunia. Ibu Kota Provinsi Hubei tersebut sempat melakukan penguncian wilayah (lockdown) yang ketat sejak akhir Januari hingga awal Februari 2020, dan kini mereka menikmati kembali hidup normal atas hasil keseriusannya menangani corona.

Reuters melaporkan, Jumat (1/1/2020), masyarakat ramai turun ke jalan-jalan di Kota Wuhan pada tengah malam dan menghitung mundur akhir tahun 2020.

Baca juga: Meriahnya Pesta Kembang Api Tahun Baru 2021 di Uni Emirat Arab

Hal ini dilakukan sesuai tradisi, di mana ratusan orang berkumpul di depan gedung tua Rumah Pabean Hankow, yang merupakan salah satu tempat paling populer di Wuhan.

Ketika jam tua gedung menunjukkan pukul 12 malam banyak orang melepaskan balon ke udara sambil bersorak dan meneriakkan ucapan "selamat tahun baru."

Sebagian orang tampak memakai masker dan yang lain menariknya ke bawah atau tidak menggunakannya sama sekali.

“Saya sangat sangat bahagia. Ini pertama kalinya saya di Wuhan. Tapi (hitungan mundurnya) sangat spektakuler," kata Yang Wenxuan, siswa berusia 20 tahun yang juga seorang turis di kota itu.

Baca juga: 7 Pesta Tahun Baru Paling Meriah di Banyak Negara

Rangkaian acara akhir tahun itu berjalan damai, santai, dan penuh kehangatan. Selain itu, terdapat banyak polisi dan petugas kontrol yang tengah berjaga di sekitar lokasi. Beberapa personel keamanan mengimbau agar masyarakat mengenakan masker jika ingin tinggal lebih lama di jalan.

"Saya berharap pada 2021 semuanya berjalan baik di negara ini dan Wuhan dapat kembali normal dan saya berharap dunia dapat segera mengalahkan pandemi," timpal warga Wuhan, Anson Yang.

Pria berusia 25 tahun dan bekerja di sektor perdagangan internasional tersebut juga mengatakan jika penghasilannya terpukul keras pada 2020 dan dia mengetahui banyak bisnis di Wuhan yang belum pulih ke level perdagangan normal.

Di sisi yang sama, beberapa pelajar merindukan berakhirnya masa pandemi yang membuat mereka dapat melanjutkan studi secara langsung. Hingga dalam kesempatan tersebut seorang mahasiswa menarik sebuah pelajaran positif dari perjuangan dunia yang melawan pandemi.

"Jika kita melihat tindakan yang diambil orang, hal-hal yang dilakukan orang sebagai bagian dari pengendalian epidemi dan sejenisnya, sesuatu hal menyentuh rasa kemanusiaan, sesuatu yang biasanya tidak kita lihat, dirasakan oleh semua orang," ujar pria berusia 21 tahun, Chen Mengfan.

Wuhan telah berangsur pulih dan sejumlah fasilitas publik sudah kembali dibuka. Meski demikian, telah terjadi kasus baru di berbagai kota di China.

Data Statista melaporkan, pada 20 Desember 2020, virus korona baru SARS-CoV-2 yang berasal dari Wuhan, telah menginfeksi sekitar 95.000 orang dan menewaskan 4.764 orang di negara itu. Shanghai saat ini merupakan kawasan dengan kasus aktif tertinggi di China.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini