Dukung Syarat Tes COVID-19, Maskapai AS Desak Trump Cabut Pembatasan Masuk Turis

Antara, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 406 2339094 dukung-syarat-tes-covid-19-maskapai-as-desak-trump-cabut-pembatasan-masuk-turis-BC8CObxSmv.jpg Pesawat American Airlines Airbus A321 (Reuters)

KELOMPOK yang mewakili maskapai penerbangan utama Amerika Serikat (AS) mendukung proposal pejabat kesehatan masyarakat untuk menerapkan program tes COVID-19 kepada penumpang udara internasional yang bepergian ke AS.

Maskapai untuk Amerika, yang mewakili American Airlines, United Airlines, Delta Air Lines dan maskapai besar lainnya, juga mendesak pemerintahan Donald Trump dalam sebuah surat kepada Wakil Presiden Mike Pence untuk membatalkan pembatasan masuk wisatawan.

Baca juga: Virus Corona Baru Merebak, Penerbangan di Amerika Serikat Malah Meningkat 

"Untuk bergerak maju dengan rekomendasi untuk membatalkan pembatasan masuk saat ini bagi para wisatawan dari Eropa, Inggris dan Brazil secepat mungkin ... bersamaan dengan program tes itu," demikian penggalan surat lembaga tersebut, Selasa (5/1/2021).

Pada November 2020, Reuters melaporkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan membatalkan pembatasan yang melarang sebagian besar warga negara non-AS bepergian ke Amerika Serikat dari 26 anggota wilayah Schengen yang memungkinkan perjalanan melintasi perbatasan terbuka di Eropa, Inggris, Irlandia, dan Brazil.

 

"Kami yakin program yang direncanakan dengan baik yang berfokus pada peningkatan tes wisawatan ke Amerika Serikat akan melanjutkan tujuan ini dengan cara yang jauh lebih efektif daripada pembatasan perjalanan menyeluruh yang saat ini diberlakukan," kata surat itu.

 Baca juga: Arab Saudi Cabut Larangan Perjalanan Wisata, Syaratnya Ketat

Maskapai penerbangan mendukung proposal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS untuk menerapkan "program global yang mewajibkan tes bagi para pelancong ke Amerika Serikat," tambah surat itu.

Seorang pejabat senior administrasi mengatakan proposal CDC untuk memperluas persyaratan pengujian internasional menghadapi pertentangan yang signifikan di tingkat administrasi, termasuk di kantor Pence.

Satuan tugas virus corona Gedung Putih diperkirakan akan bertemu Selasa dan masalah itu dijadwalkan untuk dibahas, kata para pejabat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada 28 Desember 2020 mulai mewajibkan semua penumpang maskapai yang tiba dari Inggris -termasuk warga AS- untuk menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 yang dikeluarkan maksimal 72 jam setelah keberangkatan.

 Ilustrasi

Seorang juru bicara CDC menolak berkomentar pada Senin tetapi badan tersebut mengatakan pekan lalu bahwa "upaya saat ini sedang berlangsung di AS untuk menilai pengurangan risiko yang terkait dengan pengujian dan tindakan pencegahan yang direkomendasikan lainnya ... dan mendapatkan beberapa tingkat kesepakatan tentang standar untuk menguji perjalanan udara internasional. "

Mulai Kamis, Kanada akan mewajibkan wisatawan berusia lima tahun ke atas yang menggunakan maskapai udara untuk menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 sebelum kedatangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini