Quick Wins ala Arief Yahya untuk Pulihkan Pariwisata Indonesia

Dinny Ayu Anggarda Paramitha, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 406 2340526 quick-wins-ala-arief-yahya-untuk-pulihkan-pariwisata-indonesia-gF36JD2N4F.jpg Arief Yahya. (Foto: Okezone)

MENPAREKRAF 2014-2019 Arief Yahya memberikan saran kepada Menparekraf Sandiaga Uno agar membuat zonasi wilayah di sektor pariwisata. Langkah ini perlu dilakukan agar pariwisata Indonesia cepat bangkit.

Saran-saran yang disampaikan oleh Arief Yahya dirangkum dalam Quick Wins Industri dan Kelembagaan. Terdapat 3 poin penting yang dipresentasikan Arief Yahya.

Baca Juga: Sandiaga Uno dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Belajar Pulihkan Pariwisata dari Arief Yahya

arief yahya

Arief Yahya berharap bahwa pelaku wisata mendapatkan vaksin Covid-19 sesuai dengan zonasinya. Ia menyebut bahwa petugas publik parekraf di green zone masuk dalam program vaksinasi tahap-1 (Januari-April 2021).

"Seluruh hotel, restoran, rumah makan, di green zone disertifikasi CHSE, dan yang terakhir bantuan intensif pemerintah dan bantuan pemerintahan," ujar Arief Yahya dalam presentasinya.

 

Untuk green zone atau green destination meliputi Bintan, Kepulauan Riau dan juga Nusa Dua, Bali.

“Dan tadi saran saya mungkin terangkum di dalam quick wins, ada tiga besar pemasaran. Untuk destinasi, untuk ada kelembagaan, dan industri," paparnya.

Selain itu, sertifikasi CHSE juga diperlukan agar sektor pariwisata dapat terus berupaya meningkatkan pencegahan juga pengendalian Covid-19. Utamanya di tempat dan fasilitas umum, demi mencegah terjadinya klaster baru di masa pandemi.

Baca Juga: Menko Luhut Gaungkan Kampanye 'Bangga Berwisata di Indonesia'

Arief menjelaskan bahwa saran yang terangkum dalam quick wins tersebut untuk pemasaran, destinasi, kelembagaan, dan industri. Menurutnya, harus ada sesuatu yang tetap dilakukan karena bagaimanapun industri pariwisata dan ekonomi kreatif harus tetap berjalan.

"Jadi harus ada sesuatu yang tetap dilakukan kelembagaan dan industri. Karena bisnis ini atau industri ini harus tetap berjalan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini