Waduh, Viral Patung Raksasa Mirip Miss V Dibangun di Brasil

Alfina Nur Hayati, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 04:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 406 2340791 waduh-viral-patung-raksasa-mirip-miss-v-dibangun-di-brasil-kMkcQk4IQa.jpg Viral patung Miss V di atas bukit. (Foto: Juliana Notari)

VIRAL sebuah patung Miss V raksasa menuai polemik warga Brasil. Karya seni ini terbuat dari bahan beton dan memiliki bentuk yang mirip vulva atau bagian luar vagina.

Melansir CNN, patung Miss V raksasa ini karya seniman visual Juliana Notari. Dia membangunnya di lereng bukit di Usina de Arte, taman seni pedesaan di negara bagian Pernambuco, timur laut Brasil.

Patung berbentuk kelamin wanita ini bernama Diva. Proses pengerjaannya selama 11 bulan dan dirilis pada akhir Tahun Baru. Notari langsung membagikan foto hasil karyanya di Facebook pada 30 Desember 2020.

 patung

Diva dikenal sebagai land art yang memiliki tinggi 33 meter, lebar 16 meter, dan kedalaman 6 meter. Patung berwarna merah ini tampak begitu mencolok. Letaknya di tengah taman dan dikelilingi pepohonan.

Baca Juga: Viral Foto Pramugari Cantik Christine Angelica Dacera sebelum Kematiannya saat Berpesta

“Di tengah rintangan-rintangan pada tahun distopia ini, aku akhirnya bisa menyelesaikan Diva,” kata Notari.

 patung

Dia menjelaskan, ada lebih dari 20 pria yang mengerjakan Diva. Pekerjanya dianggap bertindak heroik karena mengukir patung ini dengan sepenuh hati di bawah terik matahari. Ternyata, ada makna di balik pembangunan instalasi seni yang melalui proses cukup panjang.

“Aku memanfaatkan seni untuk berdialog tentang isu-isu gender dari perspektif perempuan, dikombinasikan dengan orang barat yang kosmosentris dan antroposentris,” jelas Notari.

"Sekarang, masalah-masalah ini menjadi semakin mendesak," tambah Notari, yang tampaknya merujuk pada iklim tidak toleran di Brasil di bawah kepemimpinan Jair Bolsonaro.

Kehadiran Diva pun kurang ditanggapi dengan baik. Foto patung ikonik karya Notari di Facebook mendapatkan beragam komentar dari warga Brasil. Pendukung presiden sayap kanan negara ini bentrok dengan pengagum seni sayap kiri atas pemasangan karyanya.

Olavo de Carvalho, yang disebut pengaruh ideologis sayap kanan Jair Bolsonaro, menyampaikan karya seni ini di Twitter. Dia berkomentar tidak menyenangkan yang merujuk pada organ reproduksi pria.

Namun, yang lain memuji pekerjaan ini, termasuk Kleber Mendonça Filho, seorang sutradara film. “Kerja bagus Juliana Notari, menggerakkan pria membuat vagina sepanjang 30 meter di Pernambuco selama kepresidenan Bolsonaro,” cuitnya.

Baca Juga: Longgarkan Lockdown, Puerto Rico Buka Kembali Pantai untuk Wisatawan

Kartunis terkenal Brasil Laerte Coutinho, yang juga seorang wanita trans, ikut mengomentari, “Banyak yang harus dipikirkan dalam pekerjaan ini.”

Diva sendiri bagian dari serangkaian karya seni Notari yang membahas gagasan tentang luka. “Ini salah satu luka terbesar yang saya buat. Luka ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan perbudakan, pekerjaan yang tidak terlindungi, ekosida, dan trauma kekerasan yang terjadi di Usina,” ujarnya kepada CNN.

“Aku tahu ini karya seni yang memiliki dampak, tetapi aku tidak pernah berpikir orang akan membenci atau tanggapannya mengambil proporsi besar di media sosial,” tegas Notari.

Notari menjadi salah satu seniman yang mengkritik Bolsonaro melalui patung vagina raksasa. Dia berharap, karyanya memungkinkan pemotongan struktur patriarki di Brasil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini