Share

Wisatawan Taman Nasional Ujung Kulon Wajib Bawa Surat Rapid Test

Antara, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 406 2340832 wisatawan-taman-nasional-ujung-kulon-wajib-bawa-surat-rapid-test-EerS056fvb.JPG Taman Nasional Ujung Kulon, Banten (Foto: Instagram/@riefaroifa)

BAGI para wisatawan yang hendak berkunjung ke Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) di Kabupaten Pandeglang, Banten wajib membawa surat hasil rapid test Covid-19.

Humas Balai TNUK, Andri Firmansyah menyatakakan, kebijakan itu dikeluarkan melalui Surat Edaran (SE) Nomor: SE.01/T.12/TU/P3/01/2021 tertanggal 7 Januari 2021.

Dalam surat tersebut disebutkan, pengunjung yang datang ke TNUK wajib memiliki surat keterangan hasil tes cepat (rapid test) non-reaktif atau hasil swab test negatif yang berlaku maksimal 7 hari dari waktu diterbitkan.

"Ya, seiring dengan informasi penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini belum menunjukkan penurunan, kami rasa perlu mengeluarkan edaran tersebut. Itu sebagai antisipasi menekan penyebaran Covid-19 di Ujung Kulon," katanya.

Baca juga: Sepasang Badak Jawa Terekam Kamera di Taman Nasional Ujung Kulon

Andri menuturkan alasan dikeluarkan SE tersebut dikarenakan saat ini masih tingginya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di berbagai daerah. Oleh karena itu pihaknya harus memperketat wisatawan yang akan berkunjung ke objek wisata yang ada di TNUK.

Patung Badak di TN Ujung Kulon

(Foto: Instagram/@nandangarman)

"Karena saat ini kasus Covid-19 di berbagai daerah meningkat lagi, maka kita harus memperketat pengujung agar aman," tuturnya.

Selain itu juga pengetatan tersebut merupakan bentuk antisipasi pencegahan dan penyebaran Covid-19 di wilayahnya yang menjadi habitat dari Badak Jawa (Rhinoceros Sondaicus) dan satwa lainnya.

Ia mengatakan untuk saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya pengunjung yang terkonfirmasi positif.

Namun, menurutnya, dengan dikeluarkannya SE itu menjadi langkah preventif jelang pengetatan Pembatasan Sosial Bersekala Besar di wilayah Jawa-Bali pada 11-25 Januari 2021 mendatang.

"Itu berlaku sejak surat itu dikeluarkan, tanggal 7 Januari (2021). Yang jelas, jika tidak mengikuti edaran tersebut, pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke kawasan wisata Taman Nasional Ujung Kulon," ujarnya.

Ia berharap pengunjung dan para pelaku wisata yang datang ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga hal itu tidak menjadi kluster baru penyebaran virus mematikan di wilayah konservasi.

"Saya berharap agar pelaku wisata agar mematuhi peraturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah baik itu pusat maupun daerah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini