Mau Liburan ke Raja Ampat? Jangan Lupa Registrasi Online Dulu!

Antara, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 406 2340865 mau-liburan-ke-raja-ampat-jangan-lupa-registrasi-online-dulu-UGeRdekxzI.JPG Panorama alam memikat di Raja Ampat, Papua Barat (Foto: Okezone.com/Salman Mardira)

BAGI para wisatawan yang hendak ke Raja Ampat, Papua Barat kini harus melakukan registrasi online. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat pun melakukan sosialisasi registrasi online kunjungan wisatawan bagi operator wisata baik pemilik penginapan, kapal wisata, travel, pemandu dan penyedia jasa lainnya.

Sosialisasi yang digelar secara daring itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Sosialisasi dipandu langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo mengungkapkan, sudah banyak wisatawan domestik yang berkunjung ke Raja Ampat di masa pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Baca Ini Dulu Sebelum Kamu Traveling ke Raja Ampat

Menurutnya, sejak September wisatawan domestik mulai berkurang ke Raja Ampat sampai puncaknya Desember 2020. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah daerah menerapkan sistem registrasi online kunjungan wisatawan.

"Sistem ini merupakan sebagian bentuk edukasi dan cara berwisata baru di Raja Ampat di masa pandemi Covid-19," tutur Yusdi.

Oleh karenanya lanjut dia, seluruh operator wisata baik kapal wisata, travel, dan penginapan di Raja Ampat wajib melaporkan serta mendaftarkan tamunya registrasi online.

Yusdi menegaskan bahwa hal ini penting agar pemerintah daerah mendapat data wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat guna melakukan pengawasan dan mewaspadai kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain registrasi kunjungan wisatawan, kata dia, di akhir kunjungan wisatawan pihak operator juga diwajibkan melakukan pengisian survei tingkat kepuasan wisatawan yang dilakukan secara online pula.

"Hal ini juga penting agar pemerintah daerah mendapat data kepuasan wisatawan sebagai bahan evaluasi guna perbaikan pelayanan yang lebih diharapkan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini