Terbang ke Pontianak, Traveler Wajib Tunjukkan Hasil Swab PCR Lagi Sampai Libur Imlek

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 09 Januari 2021 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 406 2341492 terbang-ke-pontianak-traveler-wajib-tunjukkan-hasil-swab-pcr-lagi-sampai-libur-imlek-SV2igWmob3.jpg Penumpang di Bandara Supadio. (Foto: Instagram supadioairport)

TERBANG ke Pontianak, traveler wajib menunjukkan surat hasil negatif Covid-19 berbasis uji swab PCR. Peraturan ini diperpanjang lagi, mulai berlaku Sabtu (9/1/2020).

Traveler yang diwajibkan menunjukkan surat hasil negatif Covid-19 berbasis swab PCR itu berlaku atas perubahan kedua, Peraturan Gubernur Nomor 10 2020. Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga: Kemenparekraf Siapkan 200 Desa Wisata Dukung Destinasi Labuan Bajo

supadio

"Penumpang pesawat udara wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif uji Swab berbasis PCR paling lama 7x24 (tujuh kali dua puluh empat) sejak tanggal pemeriksaan sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia saat tiba di Bandar Udara," tulis keterangan resmi Bandara Supadio.

Namun anak-anak di bawah 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes PCR maupun rapid test antigen, sebagai syarat perjalanan menggunakan pesawat udara. Meski demikian protokol kesehatan selama perjalanan wajib diterapkan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Kemudian, untuk traveler yang pulang ke Kalimantan Barat dengan keberangkatan awal Bandara Supadio, dapat menunjukkan surat hasil uji swab PCR yang masih berlaku. Pastikan kondisi kesehatan pun terjaga baik selama di perjalanan.

Baca Juga:Sandiaga Uno Buktikan Makna Slogan 'Bangga Berwisata di Indonesia' di Labuan Bajo

"Bagi PPDN (Pelaku Perjalanan Dalam Negri) yang berangkat dari Kalimantan Barat, surat keterangan hasil negatif uji Swab berbasis PCR yang masih berlaku dapat digunakan untuk perjalanan kembali ke Kalimantan Barat," tambahnya.

Perlu diketahui, aturan baru dari Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat nomor 7 tahun 2021 ini berlaku mulai Sabtu (9/1/20201) hingga 28 Februari 2020. Tepatnya pada libur perayaan Tahun Baru Imlek mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini