Dibuka Lagi Agustus 2020, Sarinah Bakal Pamerkan Relief Bersejarah

Antara, Jurnalis · Sabtu 09 Januari 2021 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 406 2341669 dibuka-lagi-agustus-2020-sarinah-bakal-pamerkan-relief-bersejarah-2I0yjS5IKF.jpg Gedung Sarinah di Thamrin Jakarta. (Foto: Okezone)

GEDUNG Sarinah akan memamerkan relief ikonik budaya pada Agustus 2020. Meski sementara ini gedung yang berlokasi di Thamrin Jakarta itu ditutup untuk pemugaran.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati mengatakan, relief bersejarah berusia lebih dari setengah abad di Gedung Sarinah akan dipamerkan sebagai salah satu ikon budaya. Pameran akan dialkukan saat pembukaan kembali pusat perbelanjaan tersebut pada Agustus 2021.

Baca Juga: 4 Wisata Kuliner Jakarta yang Bisa Diburu Akhir Pekan Ini

Pemugaran gedung pusat perbelanjaan Sarinah dimulai sejak Agustus 2020, bertepatan dengan Peringatan HUT Ke-58 Sarinah. Renovasi gedung ditargetkan dapat selesai pada Agustus 2021.

 sainah

"Relief tersebut memang ada, namun informasi detail tentang ini belum dapat kami publish, karena akan menjadi salah satu ikon kejutan yang akan kami tampilkan saat grand opening Agustus tahun depan," kata Fetty, dilansir Okezone dari Antara.

Fetty menjelaskan bahwa penempatan relief tersebut akan diletakkan di tempat aslinya. Berdasarkan foto yang diperoleh, relief tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat Indonesia dan mata pencahariannya.

Baca Juga: PSBB Jawa-Bali, Catat Aturan Lengkap jika Traveler Mau Liburan Keliling Pulau Jawa

Pada satu sisi, relief itu bergambar perempuan berkain kemben dengan bahu terbuka, sambil membawa kendi. Sementara sisi lainnya, relief berbentuk petani menggunakan topi caping.

Pemugaran gedung Sarinah dimulai sejak keluarnya rekomendasi Tim Sidang Pemugaran Cagar Budaya provinsi DKI Jakarta pada awal Juni lalu.

Fetty pun memastikan pemugaran gedung berjalan sesuai rencana dan rampung sesuai target pada Agustus 2021.

 

Sarinah sebagai pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia, bahkan Asia Tenggara dibangun pada 1962 dan beroperasi empat tahun kemudian, 1966.

Nama Sarinah diabadikan dari nama pengasuh setia Proklamator RI Soekarno yang memiliki bakat menyulam dan mewakili jutaan rakyat Indonesia yang terampil dalam industri kreatif rumahan.

Pendirian Gedung Sarinah sebagai toko ritel modern pertama dilandasi atas semangat kebangsaan dan kepedulian Bung Karno terhadap industri rumahan.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Solo Paling Sering Dikunjungi Traveler

Pembangunan Sarinah di pusat kota Jakarta, yang bersamaan dengan pembangunan ikonik lainnya seperti Gedung Gelora Bung Karno (GBK), Simpang Semanggi, dan Tugu Monas, manfaatnya terus dirasakan hingga kini.

Renovasi Gedung Sarinah bukan hanya sekadar pembaruan dan penyegaran, namun juga sebuah perwujudan sejarah perdagangan ritel Indonesia yang lahir dari cita-cita luhur para pendiri bangsa ini.

Filosofi Soekarno sangat mendalam. Ia bercermin dari pengasuhnya. "Sarinah telah mengajari saya, mendidik saya untuk mengerti bahwa segala sesuatu di negeri ini tergantung rakyat kecil," kata Bung Karno.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini