5 Destinasi Wisata Solo Paling Sering Dikunjungi Traveler

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Sabtu 09 Januari 2021 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 408 2341536 5-destinasi-wisata-solo-paling-sering-dikunjungi-traveler-IHJM96vxcX.jpg Keraton Kasunanan Solo. (Foto: Solocity.Travel)

DESTINASI wisata Solo sering dicari traveler jika mau liburan. Ada banyak tujuan objek wisata yang berunsur sejarah dan budaya.

Solo terkenal dengan destinasi wisatanya yang sangat menarik. Tidak heran kalau di Solo banyak sekali tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata alam, sejarah, budaya, religi, sampai modern.

Kira-kira apa saja sih destinasi wisata Solo yang sering dikunjungi traveler? Berikut tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi di Solo yang telah Okezone rangkum dari laman resmi Visit Solo.

Pura Mangkunegaran

 pura

Jika Yogyakarta punya keraton, Solo juga punya lho. Kota Solo memiliki istana yang indah dan megah, yaitu Istana Mangkunegaran (Pura Mangkunegaran). Nama Pura berasal dari bahasa Jawa yang artinya istana. Pura Mangkunegaran menjadi pusat budaya dan seni di Kota Solo. Ada banyak koleksi berharga dan diyakini berasal dari Keraton Majapahit dan Mataram.

Saat memasuki kawasan Pura Mangkunegaran, Anda akan melihat halaman yang luas dan menemukan bangunan bergaya Eropa, yang menjadi depan kavaleri Mangkunegaran. Saat Anda masuk ke dalam gerbang, Anda juga akan melihat paviliun yang merepresentasikan arsitektur Eropa-Jawa.

Pendopo ini selalu digunakan untuk pertunjukan tari klasik dan wayang kulit. Setelah melewati pendopo, anda akan melihat Pringgitan tempat tinggal keluarga Keraton dan Rekso Pustoko yang banyak terdapat koleksi seperti topeng, kereta api tradisional dan koleksi lainnya.

Baca Juga: PSBB Jawa-Bali, Catat Aturan Lengkap jika Traveler Mau Liburan Keliling Pulau Jawa

Kraton Kasunanan

Solo memang memiliki dua istana yaitu Mangkunegaran dan Kasunanan. Kraton Kasunanan kini menjadi icon dari kota Solo. Istana Kasunanan memiliki luas sekitar 54 are dan banyak koleksi seperti patung, waepon dan peninggalan kerajaan.

Ada sebuah bangunan menarik di Keraton Kasunanan, namanya Menara Sanggabuwana. Konon katanya, Menara Sanggabuwana menjadi tempat pertemuan antara Raja dan Ratu Laut Selatan. Menara yang dibangun oleh Sri Susuhan Pakubuwono III pada tahun 1782 ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Pada zaman kolonial, menara ini berfungsi untuk memata-matai Belanda.

Saat Anda berkunjung ke Keraton Kasunanan, ada beberapa tempat yang tidak boleh dimasuki seperti kediaman Raja. Namun Anda diperbolehkan masuk di ruang publik seperti pendopo di Sasana Sewaka. Saat Anda masuk ke Sasana Sewaka, Anda harus melepaskan alas kaki dan berjalan tanpa alas kaki. Keraton Kasunanan juga menyuguhkan warisan budaya yang unik seperti upacara adat, tarian dan musik.

Oemah Bambu Merapi

merapi

Oemah Bambu Merapi merupakan destinasi wisata yang terletak di Tanjakan Gunung Merapi, Boyolali, Jawa Tengah. Lokasinya tepat di sebelah Selo Baru yang mana menjadi pintu gerbang pendakian gunung teraktif di Indonesia lho.

Oemah Bambu memiliki puluhan instalasi bambu yang menarik. Tiket masuk dipatok Rp10.000 per orang dan Anda bebas menjelajahi setiap bagian dan berfoto di antaranya.

Ada menara, gang, palang atap terbuka, gazebo, dan dek observasi yang sangat Instagramable.

Dari deretan instalasi bambu, menara setinggi enam meter menjadi favorit pengunjung. Untuk mencapai puncak tertinggi, Anda perlu naik empat lantai dengan tangga yang ada di situ. Menara puncak hanya berkapasitas empat orang sehingga Anda harus mengantri sebelum naik ke dek tertinggi. Tapi, jangan khawatir. Untuk menjaga keamanan, pengelola memasang jaring di antara menara.

“Tempat ini adalah tempat di mana Anda bisa menikmati secangkir kopi panas dengan latar belakang pegunungan yang fenomenal di Indonesia. Anda bisa dengan nyaman berdiskusi dengan teman, membicarakan cinta, cita-cita, dan masa depan. Anda juga bisa mendengarkan kicauan burung liar, menghirup udara segar jauh dari kontaminasi," kata pengelola yang Okezone kutip dalam laman resmi Visit Solo.

Baca Juga: Objek Wisata di Kota Batu Tetap Diizinkan Buka saat PPKM

Grojogan Sewu

Air terjun yang terletak di daerah Tawangmangu ini merupakan destinasi wisata yang ikonik di Solo. Grojogan Sewu terletak persis di bawah lereng Gunung Lawu yang terletak di Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar.

Hanya 14 km dari Kota Solo, jalan menuju destinasi ini cukup sepi hanya perlu melalui 1.250 anak tangga yang dibuat khusus untuk memudahkan pejalan kaki. Kondisi alam di Grojokan Sewu merupakan kawasan cagar budaya, sehingga kehidupan liar tumbuh secara alami layaknya di hutan. Keindahan alam air terjun dari mata air pegunungan yang asli akan menyegarkan hati dan pikiran Anda.

Dalem Kalitan

dalem

"Dalem Kalitan merupakan peninggalan Sunan Paku Buwono X yang diberikan kepada putri sulungnya pada tahun 1874, Kanjeng Gusti Ratu Alit," tambah keterangan tersebut.

Sejak 1960-an, rumah tersebut dibeli dan menjadi tempat tinggal turun-temurun KPH Soemoharjomo dan Raden Ayu Hatmanti Hatmohoedojo, orang tua ibu Tien Soeharto, istri Presiden Kedua Indonesia, Soeharto. Setelah kedua orang tua ibu Tien Soeharto meninggal dunia, Dalem Kalitan difungsikan sebagai tempat berkumpulnya keluarga.

Bagi masyarakat yang hendak berkunjung wajib mengisi buku tamu dan menitipkan kartu identitasnya di kantor keamanan yang terletak di sebelah kanan pintu masuk. Setelah itu pengunjung bisa menikmati bagian demi bagian dari Dalem Kalitan.

Saat ini kondisi Dalem Kalitan masih sangat terjaga. Sama seperti Astana Giribangun, tempat ini juga sering dikunjungi warga dari berbagai daerah di Nusantara. Menurut salah satu pengawal Dalem Kalitan, putra Soeharto masih menyempatkan diri untuk berziarah di Astana Giribangun. Tapi yang paling sering adalah Mamiek Soeharto yang sering menginap.

Sumber foto: https://solocity.travel/destinations/dalem-kalitan/

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini