Bikin Gaduh dan Tolak Pakai Masker, 14 Penumpang Dilarang Naik Pesawat

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Minggu 10 Januari 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 10 406 2342039 bikin-gaduh-dan-tolak-pakai-masker-14-penumpang-dilarang-naik-pesawat-VtS8Vnae4d.jpg Pesawat Alaska Airlines (The Seattle Times)

MASKAPAI Alaska Airlines memberlakukan larangan terbang menggunakan pesawat itu terhadap 14 penumpang, karena membuat kegaduhan dan menolak memakai masker dalam penerbangan lima jam dari Washington D.C ke Seattle.

Baca juga: Doa-Doa Terbaik Terus Mengalir untuk Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air

Maskapai tersebut mengatakan bahwa sejumlah penumpang tidak memakai masker, membuat gaduh, argumentatif dan melecehkan awak kabin dalam penerbangan keluar Washington, pada Kamis 7 Januari 2021 malam.

Karena hal itu, 14 dari mereka dilarang terbang ke Alaska selama kebijakan terkait pandemi COVID-19 diberlakukan.

"Perilaku mereka tidak dapat diterima," kata juru bicara maskapai penerbangan Alaska Airlines, Ray Lane seperti dilansir dari USA Today, Minggu (10/1/2021).

"Kami meminta maaf kepada tamu kami yang lain yang dibuat tidak nyaman dalam penerbangan itu. Kami tidak akan mentoleransi gangguan apa pun di pesawat kami atau di bandara mana pun yang kami layani."

Baca juga: 7 Rahasia Menarik tentang Pramugari yang Harus Penumpang Tahu!

Tingkah laku dalam penerbangan itu terjadi sehari setelah pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Capitol untuk memprotes hasil Pilpres Amerika Serikat 2020.

Maskapai Alaska khawatir tentang gangguan dalam penerbangan setelah kerusuhan dan meningkatkan keamanan mulai Kamis ketika pengunjuk rasa pulang.

Sara Nelson, kepala Asosiasi Pramugari, yang mewakili pramugari di Alaska, United dan maskapai penerbangan lainnya, telah mendesak maskapai penerbangan dan pejabat penegak hukum pada Rabu malam untuk melarang pengunjuk rasa naik pesawat untuk mencegah gangguan dalam penerbangan.

Selama pandemi, maskapai penerbangan telah melarang penumpang yang tidak memakai masker sesuai kebutuhan. Alaska Airlines mengatakan bahwa mereka telah melarang 302 penumpang sejak awal Agustus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini