Aturan Baru Traveling ke Inggris

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Senin 11 Januari 2021 04:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 10 406 2342059 aturan-baru-traveling-ke-inggris-6hXLXny5ey.jpg Suasana Kota London, Inggris (kayture.com)

ORANG-orang yang tiba di Inggris sekarang wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 sebelum diizinkan masuk ke negara tersebut. Kebijakan ini dibuat untuk mengendalikan kasus-kasus virus corona yang terus meningkat.

“Penumpang yang tiba dengan pesawat, (kapal) feri dan kereta api harus memberikan hasil tes negatif (corona) dari 72 jam sebelumnya jika mereka ingin diizinkan masuk,” kata Sekretaris Transportasi Grant Shapps seperti dilansir dari Sky News, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Penerbangan Dibuka Lagi, 256 Penumpang dari Inggris Mendarat di India

Inggris kembali mengunci atau lockdown wilayahnya menyusul munculnya varian baru Covid-19. Di bawah peraturan lockdown baru ini, orang-orang di Inggris dilarang bepergian ke luar negeri.

Inggris belum sepenuhnya menutup perbatasannya, jadi orang masih bisa bepergian ke negara tersebut. Tetapi orang yang ingin masuk ke Inggris sekarang wajib menunjukkan negatif virus corona. Hasil tes harus dari 72 jam terakhir. Perubahan tersebut akan mulai berlaku mulai pertengahan minggu depan.

Terserah penumpang untuk mengatur tes sebelum mereka bepergian, karena mereka akan ditolak masuk tanpa bukti.

Pembatasan ini berlaku bagi siapa saja yang bepergian ke Inggris dengan pesawat, kapal feri, atau kereta api.

Pengecualian bagi warga Inggris yang kembali dan penduduk tetap. Namun pengecualian tersebut tetap harus diisolasi selama 10 hari, tergantung asal negara yang ia datangi.

Baca juga: Wisatawan Wajib Tunjukkan Hasil Negatif COVID-19 saat Masuk Inggris

Inggris di-lockdown lagi dan masyarakat disarankan untuk tinggal di rumah dan tidak diizinkan bepergian ke luar negeri kecuali mereka memiliki alasan yang diizinkan secara hukum, misalnya bekerja, tapi itu jug ada beberapa pengecualian.

Jika bepergian ke luar negeri, warga Inggris harus mengisolasi diri pada saat kedatangan, tergantung negaranya.

Beberapa negara telah menghapus persyaratan isolasi diri bagi mereka yang bepergian untuk tujuan kerja.

Namun, sejumlah negara telah melarang perjalanan ke dan dari Inggris sama sekali karena mereka mencoba untuk mengurangi penyebaran varian virus corona baru.

Warga Inggris dilarang liburan ke luar negeri. "Anda tidak boleh pergi berlibur," menurut aturan pemerintah.

Hingga pengumuman terbaru, Inggris masih menjalankan kebijakan koridor perjalanan.

Artinya, orang yang datang dari negara tertentu yang dianggap "aman" tidak perlu mengisolasi diri selama 10 hari setelah mereka kembali. Namun, jika orang tersebut bepergian ke suatu tempat yang tidak ada dalam daftar pembatasan negara, orang itu harus melakukan karantina selama 10 hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini