Fakta-Fakta Menarik Kawah Ijen, Fenomena Api Biru hingga Tiket Masuk

Salsabila Jihan, Jurnalis · Minggu 10 Januari 2021 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 10 408 2342021 fakta-fakta-menarik-kawah-ijen-fenomena-api-biru-hingga-tiket-masuk-YbxCXcnOBZ.jpg Kawah Ijen, salah satu objek wisata andalan Banyuwangi (Instagram @kawahijenindonesia)

KAWAH Ijen adalah destinasi wisata paling populer di Banyuwangi, Jawa Timur. Kawasan ini masuk ke dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen dengan luas 2.560 hektare, termasuk hutan wisata seluas 92 hektare.

Pesona Kawah Ijen sungguh memukau. Selain danau air asam kuat terbesar di dunia, kawah di puncak Gunung Ijen ini juga punya fenomena blue fire atau api biru menakjubkan.

Baca juga: Mau Jelajah Gunung Ijen, Baca Dulu Aturan Ini

Berikut beberapa fakta menarik Kawah Ijen.

Satu dari Dua Blue Fire Dunia

Kawah Ijen terkenal dengan fenomena semburan api biru atau blue fire. Fenomena blue fire hanya ada dua di dunia, di Kawah Ijen dan di Islandia.

ilustrasi

Api biru di Kawah Ijen (Freepik)

Kenyataannya, api biru tersebut merupakan hasil reaksi gas bumi yang bertemu dengan oksigen pada suhu tertentu.

Untuk melihat fenomena ini, Anda perlu mendaki gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2.443 mdpl.

Waktu untuk Melihat Blue Fire

Cahaya biru yang keluar dari perut bumi di Kawah Ijen ini hanya dapat dinikmati pada sepertiga malam, sekitar pukul 02.00 hingga pukul 03.00 WIB. Api tersebut akan mengecil menjelang pukul 05.00 WIB.

Api biru tersebut akan terlihat lebih besar bila dilihat sekitar Juli hingga September atau pada saat musim kemarau.

Kawah Asam Terluas di Dunia

Danau kawah ini memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi, bahkan hingga mendekati nol.

Walaupun begitu, kawah ini memiliki warna hijau tosca dengan luas mencapai 5.466 hektare yang berada di ketinggian 2.148 mdpl. Selain itu, dinding kawah dengan berbagai warna menghiasi danau.

Baca juga: Bali Zona Merah, Wisatawan Gagal Liburan Akibat Terinfeksi Covid-19

Danau ini terbentuk dari pembekuan pembekuan lahar dan material-material vulkanik yang terjadi di dasar kawah. Ditambah dengan proses erosi dan sedimentasi bebatuan secara terus menerus yang masuk ke dalam kawah, sehingga pipa kepundan pun tertutup.

Kaldera Terluas di Pulau Jawa

Ukuran kaldera Kawah Ijen mencapai 20 kilometer. Dengan ukuran kawahnya sekitar 960 x 600 meter dan memiliki kedalaman 200 meter. 

Kawah ini letaknya di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera.

Penambang Belerang

Selain memiliki sejuta pesona alam yang dapat dinikmati, ternyata di Kawah Ijen juga masih bisa menyaksikan kegiatan para penambang.

Para penambang tersebut biasanya turun ke dasar kawah untuk mengumpulkan bongkahan-bongkahan belerang dengan cara yang masih sangat tradisional. 

Setiap harinya ada sekitar 200 orang pekerja yang memikul belerang-belerang tersebut. Nantinya belerang akan diproses menjadi berbagai produk untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan ada pula yang membuat kerajinan tangan dari belerang tersebut.

ilustrasi

Penambang di Kawah Ijen (Okezone.com/Avirista)

Terletak di Gunung Ijen

Kawah Ijen terletak di puncak Gunung Ijen yang secara geografis berada di antara perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Gunung yang memiliki ketinggian 2.799 mdpl ini ternyata merupakan gunung berapi yang masih aktif. Gunung ini pernah meletus pada tahun 1796, 1817, 1913, dan 1936.

Dari letusan Gunung Ijen itulah Kawah Ijen bisa terbentuk dan membuat danau kawah yang sangat memesona.

Melansir instagram @kawahijenindonesia, per 1 Oktober 2020 bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen wajib melakukan pemesanan tiket melalui laman tiket.bbksdajatim.org.

Wajib Kartu Identitas

Bagi pemesan wajib mengisi data sesuai dengan identitas dan wajib menunjukkan kartu identitas saat di lokasi.

Tiket masuk Kawah Ijen untuk wisatawan domestik sebesar Rp 5.000 per orang pada hari biasa dan pada akhir pekan sebesar Rp 7.500 per orang. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara dikenakan biaya Rp100.000 per orang pada hari biasa dan Rp 150.000 per orang saat akhir pekan.

Harap diperhatikan juga tanggal pemesanan untuk pendakian agar tidak ada kesalahan atau perubahan jadwal.

Untuk tiket parkir kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp 5.000 dan untuk kendaraan roda empat dikenakan tarif Rp 10.000.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini