Tempat Wisata & Hiburan di Banyumas Langgar PPKM Bakal Disanksi

Antara, Jurnalis · Senin 11 Januari 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 406 2342535 tempat-wisata-hiburan-di-banyumas-langgar-ppkm-bakal-disanksi-jJrSiFoaDI.JPG Pengunjung lokawisata Baturraden di Banyumas, Jawa Tengah (Foto: Antara)

DINAS Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengimbau seluruh pengelola tempat wisata dan hiburan agar mematuhi kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diberlakukan pada tanggal 11-25 Januari 2021.

"Terkait dengan adanya PPKM, seluruh tempat wisata maupun tempat hiburan lainnya di Banyumas ditutup untuk sementara waktu. Oleh karena itu, pengelola tempat wisata wajib mematuhi ketentuan itu," ujar Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani di Purwokerto, Banyumas, Senin (11/1/2021).

Menurut dia, pihaknya telah mengeluarkan surat bernomor 556/013/I/2020 tertanggal 8 Januari 2021 yang berisi tentang penutupan sementara tempat wisata maupun tempat hiburan lainnya berkenaan dengan pelaksanakan PPKM di Banyumas.

Baca juga: Rekomendasi Hotel untuk Staycation Bersama Keluarga di Akhir Pekan

Surat tersebut juga mengatur jam operasional restoran, rumah makan, warung makan, kafe, serta jasa usaha makanan dan minuman lainnya yang dibatasi hingga pukul 20.00 WIB termasuk pembatasan pelayanan di tempat maksimal sebesar 25 persen dari kapasitas tempat duduk.

"Bagi yang melanggar ketentuan tersebut, akan dikenakan sanksi administrasi secara bertahap mulai dari teguran lisan atau tertulis, penghentian aktivitas, dan pencabutan izin usaha atau kegiatan," katanya.

Oleh karenanya kata dia, pengelola tempat wisata dan hiburan maupun jasa usaha makanan dan minuman sebaiknya mematuhi ketentuan yang diberlakukan pada 11-25 Januari 2021 itu.

Pelaksanaan PPKM di Banyumas lanjut Asis, dapat diperpanjang atau dipersingkat sesuai dengan kebutuhan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di kabupaten itu.

Terkait dengan kemungkinan adanya rombongan wisatawan dari luar daerah yang kecele, dirinya memastikan hal itu tidak akan terjadi karena tidak hanya Banyumas yang memberlakukan PPKM, namun juga sejumlah kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali.

"Calon wisatawan sudah paham dan tahu tentang kebijakan tersebut meskipun kemarin memang ada rombongan wisatawan dari Jakarta yang berkoordinasi dengan kami. Oleh karena kemarin hari Minggu (belum diberlakukan PPKM-red) mereka masih bisa berkunjung," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini