Masuk Destinasi Super Prioritas, Air Bersih Jadi Masalah di Labuan Bajo

Antara, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 406 2342838 masuk-destinasi-super-prioritas-air-bersih-jadi-masalah-di-labuan-bajo-bLRvqGiGr7.JPG Labuan Bajo, NTT (Foto: Instagram/@jimmytandjoeng.kp)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Tiara Cipta Nirwana (TCN) yang bergerak di bidang air bersih untuk mengatasi masalah air minum dalam rangka mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super premium (DSP).

Penandatangan kerja sama yang dilakukan di ruang rapat Bupati Manggarai Barat, Senin kemarin itu melibatkan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Wae Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat dengan PT TCN.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula mengungkapkan, permasalahan air minum menjadi suatu hal yang sangat penting di Manggarai Barat khususnya di Labuan Bajo, yang saat ini merupakan salah satu destinasi pariwisata super prioritas.

Baca juga: Labuan Bajo Jadi Destinasi Pertama Simulasi Protokol 3K

"Sebab disamping harus memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari juga dituntut untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi industri dan niaga di kawasan itu," ujarnya.

Salah satu upaya yang harus dilakukan yakni pengadaan air baku, mengingat Labuan Bajo merupakan daerah pesisir dan memiliki air laut yang tak terbatas maka bisa dimanfaatkan sebagai air baku dengan menggunakan teknologi sea water reverse osmosis (SWRO) atau yang dikenal dengan teknologi mengubah air asin menjadi air tawar yang layak untuk dikonsumsi.

Agustinus menambahkan, bahwa penandatanganan perjanjian kerjasama ini merupakan suatu perubahan dan sebuah langkah kemajuan dalam salah satu proses pelaksanaan pembangunan di Manggarai Barat.

Ia berharap dengan adanya teknologi ini menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi super premium, dalam artian wisata premium mampu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dan wisatawan.

“Jangan sampai kata premium ini mengecewakan orang-orang dan menjadi kebohongan publik karena orang sudah datang banyak-banyak ke sini air bersih tidak ada, sampai di sini listrik mati hidup,” tuturnya.

Lebih lanjut Agustinus berharap dengan adanya teknologi SWRO ini masyarakat Manggarai Barat khususnya di kepulauan tidak lagi merasakan kekurangan air bahkan ketiadaan air.

Turut hadir dalam penandatanganan kerjasama ini Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Iqbal, Plh. Sekda Kabupaten Manggarai Barat Ismail Surdi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martinus Ban, serta, Direktur PT Tiara Cipta Nirwana I Made Gede Putra Yasa, Dirut Perumda Air Minum Wae Mbeliling Aurelius Endo, dan Kepala BP4D Drs. Fransiskus Sales Sodo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini