Batuk-Batuk di Kebun Binatang, 2 Gorila Ini Ternyata Positif COVID-19

Antara, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 406 2343049 batuk-batuk-di-kebun-binatang-2-gorila-ini-ternyata-positif-covid-19-ClAipBlSxS.jpg Dua gorila positif terinfeksi COVID-19 di Taman Safari Kebun Binatang San Diego, California, Amerika Serikat (Reuters)

COVID-19 ternyata bukan hanya menyerang manusia, tapi hewan primata juga bisa terjangkit virus corona. Baru-baru ini, dua gorila di Kebun Binatang San Diego, California, Amerika Serikat dinyatakan terinfeksi COVID-19 setelah menunjukkan gejala batuk serta sesak napas.

Peristiwa itu diyakini sebagai penularan virus pertama yang terjadi pada spesies kera.

Baca juga:  Anjing Terperangkap di Lubang Usai Dibawa ke Cagar Alam, Aksi Penyelamatannya Dramatis

Gubernur California Gavin Newsom, dalam pemutakhiran terbaru virus corona untuk negara bagian itu, Senin 11 Januari 2021, mengatakan sumber infeksi gorila masih diselidiki untuk menentukan apakah virus itu ditularkan antarhewan atau dari manusia ke kera.

Sebuah pernyataan yang diunggah di laman Taman Safari Kebun Binatang San Diego mengatakan gorila itu diduga terinfeksi "dari anggota staf yang tidak menunjukkan gejala," meskipun staf itu mengikuti semua tindakan pencegahan keamanan COVID-19 yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Otoritas kebun binatang memulai pengujian sampel kotoran dari gorila taman itu setelah dua kera mulai batuk pada Rabu 6 Januari, dan hasil awal dua hari kemudian menemukan virus "di dalam kawanan gorila," menurut pernyataan itu.

 

Laboratorium Layanan Hewan Nasional Departemen Pertanian AS (USDA) memastikan hasil positif itu pada Senin.

“Hasil tes mengonfirmasi keberadaan SARS-CoV-2 di beberapa gorila dan tidak secara pasti mengesampingkan keberadaan virus pada anggota lain kawanan itu,” katanya.

Baca juga: Ini Syarat Traveling Naik Transportasi Umum dan Pribadi Selama PPKM Jawa-Bali

"Selain sesak dan batuk, gorila dalam keadaan baik-baik saja," kata Lisa Peterson, direktur eksekutif Taman Safari Kebun Binatang San Diego, dalam pernyataan itu.

"Kawanan itu tetap dikarantina bersama dan sedang makan serta minum. Kami berharap mereka bisa sembuh total."

Gorila adalah anggota keluarga primata yang dikenal sebagai kera besar, atau primata, yang juga termasuk orangutan, simpanse, dan manusia.

Virus corona juga telah ditemukan di sejumlah spesies hewan liar lainnya di penangkaran, termasuk beberapa singa dan harimau di Kebun Binatang Bronx di New York dan empat singa di Kebun Binatang Barcelona di Spanyol.

Tetapi, gorila di San Diego diyakini menandai kasus infeksi pertama yang terjadi pada kera. Virus itu juga muncul di sejumlah anjing dan kucing rumah tangga.

Bulan lalu, USDA mengatakan telah mengonfirmasi kasus virus corona pertama yang diketahui pada hewan di alam liar, cerpelai, menyusul wabah di antara cerpelai yang diternakkan. Wabah tersebut menewaskan 15.000 cerpelai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini