Maskapai AS Larang Hewan Pendukung Emosional Terbang Gratis

Salsabila Jihan, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 05:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 406 2343317 maskapai-as-larang-hewan-pendukung-emosional-terbang-gratis-JQaYGao8zY.jpg ilustrasi kucing (stutterstock)

SEJUMLAH maskapai besar di Amerika Serikat melarang hewan pendukung emosional atau emotional support animals terbang secara gratis. Hewan tersebut akan dikenai biaya saat penerbangan, sebagaimana berlaku pada binatang peliharaan.

Hewan pendukung emosional hewan yang dilatih untuk menjaga seseorang yang mengalami gangguan emosi tertentu, atau diperbantukan sebagai terapi medis guna membantu tugas-tugas fungsional harian seseorang. Kadang disebut juga sebagai hewan penghibur.

Baca juga:  Anjing Terperangkap di Lubang Usai Dibawa ke Cagar Alam, Aksi Penyelamatannya Dramatis

Belum lama ini, Frontier Airline menjadi maskapai terbaru yang akan ikut bergabung dengan maskapai AS lainnya yang tidak mengizinkan hewan pendukung emosional terbang gratis.

Melansir USA Today, Selasa (12/1/2021), maskapai tersebut tidak akan lagi menerima reservasi untuk hewan pendukung emosional. Hewan-hewan tersebut nantinya harus terbang sebagai hewan peliharaan, yang akan dikenakan biaya USD99 atau sekitar Rp1,4 juta per penerbangan.

Namun, bila penumpang sudah terlanjur membeli tiket tetap diizinkan terbang dengan hewannya. Kebijakan baru tersebut akan berlaku pada 1 Februari 2021.

Sejak tanggal itu, anjing pemandu yang terlatih akan menjadi satu-satunya hewan yang dapat terbang secara gratis dan tidak diletakan di dalam kandang.

United Airlines juga mengumumkan langkah serupa beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Larangan Masuk WNA ke Indonesia Diperpanjang hingga 28 Januari

Pemilik anjing pemandu harus menyerahkan formulir yang telah disetujui oleh pemerintah yang berupa bukti pelatihan, vaksin, dan disposisi anjing tersebut.

Biaya yang diperlukan untuk membawa hewan peliharaan ke dalam kabin United Airlines sebesar USD125 atau sekitar Rp1,8 juta satu kali penerbangan.

Penerbangan lainnya juga mengumumkan kebijakan serupa beberapa waktu lalu, seperti Alaska Airlines, American Airlines, dan Delta Airlines.

Peraturan pemerintah yang diumumkan pada Desember 2020 itu mewajibkan maskapai penerbangan untuk menerima hewan pemandu yang telah dilatih secara individu untuk membantu penyandang disabilitas. Namun peraturan tersebut tidak berlaku untuk hewan pendamping.

Selama beberapa tahun, banyak penumpang yang menyalahgunakan peraturan sebelumnya. Mereka membawa hewan-hewan tersebut agar bisa terbang secara gratis dengan mengklaim bahwa itu merupakan hewan pendukung emosional untuk menghindari biaya hewan peliharaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini