Sandiaga Uno: 2021 Lembaran Baru Penuh Ujian, Corona Masih Ancaman Nyata!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 00:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 406 2343360 sandiaga-uno-2021-lembaran-baru-penuh-ujian-corona-masih-ancaman-nyata-fnWrhej4t8.jpg Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menegaskan, pandemi virus corona (Covid-19) masih menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi bersama. Hal tersebut disampaikannya dalam video pidato terbaru di akun Instagram.

"Tahun 2021, lembaran baru yang penuh ujian. Pandemi corona (Covid-19) masih jadi ancaman nyata. Protokol kesehatan tetap jadi prioritas utama di tengah upaya kita membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Dalam kunjungan singkatnya ke sejumlah destinasi wisata beberapa waktu lalu, Sandiaga mengatakan bahwa dirinya turut merasakan berapa sulitnya kehidupan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Sandiaga Uno Ingin Kembangkan Sport Automotive Tourism di Indonesia

Ketabahan bangsa Indonesia juga kembali diuji oleh musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Ini seolah menggenapi tantangan berat yang harus kita hadapi di tahun 2021.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itupun menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban yang ditinggalkan.

"Duka Indonesia untuk seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Tetapi betapapun beratnya, kita harus tetap melangkah," ujarnya.

Baca juga: Viral Wanita Pengguna TikTok Berbagi Pengalaman saat Karantina di Hotel

Lebih lanjut Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, di saat dunia berusaha memulihkan diri, bangsa Indonesia masih berupaya menemukan diri sendiri. Dalam hal ini, ia kembali mengingatkan masyarakat untuk menyadari betapa besar potensi dalam negeri di sektor parekraf.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, dirinya tak mengelak bila promosi pariwisata di kancah internasional sangat diperlukan guna menarik perhatian wisatawan mandanegara. Namun di sisi lain, ia ingin memastikan wisata nusantara dapat menikmati keindahan di negerinya sendiri.

"Kita menyadari pesona alam saja tidak cukup untuk membuat wisatawan betah, mereka juga membutuhkan pengalaman yang tidak akan ditemukan di tempat lain. Alam memang menawarkan pesona, tetapi manusia yang menjadi tuan rumahnya yang menyuguhkan pengalaman," tuturnya.

Maka dari itu, lanjut Sandi, pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan wisata adalah pekerjaan penting yang harus segera dimulai.

"Mereka harus berdaya secara ekonomi, kreatif dalam berkaya, dan inovatif dalam berusaha. Insya Allah apa yang kita takutkan akan kita taklukkan dengan kerja nyata," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini