Mengintip Koin Ratusan Tahun di Museum Keraton Kacirebonan

Fathnur Rohman, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 408 2343528 mengintip-koin-ratusan-tahun-di-museum-keraton-kacirebonan-v7A2ymsdU2.jpg Koin kuno. (Foto: Okezone/Fathnur Rohman)

MUSEUM Keraton Kacirebonan, di Kota Cirebon, Jawa Barat, memiliki koleksi koin kuno berusia ratusan tahun. Koin tersebut masih tersimpan rapih dan terawat hingga sekarang.

Koin-koin yang ada di Museum Keraton Kacirebonan merupakan peninggalan masa kolonial, hingga masa awal pendirian republik. Wujudnya pun masih utuh dan bisa disaksikan oleh wisatawan.

Ketua Unit Kepurbakalaan Keraton Kacirebonan, Elang Iyan Ariffudin menjelaskan, ada tiga jenis koin yang menjadi barang koleksi di Museum Keraton Kacirebonan. Dulu koin tersebut juga menjadi mata uang dari berbagai negara.

"Ada tiga jenis mata uang di Museum Keraton Kacirebonan. Pertama mata uang Eropa khususnya Belanda, kedua mata uang Jepang. Ketiga mata uang republik," kata Iyan saat ditemui MNC Portal Indonesia, Selasa 12 Januari 2020.

Baca Juga: Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Disorot Chrissy Teigen

 cirebon

Disebutkan lebih lanjut, koin pertama adalah koin gulden yang menjadi alat tukar saat masa penjajahan Belanda. Koin kedua merupakan koin sen peninggalan masa pendudukan Jepang di Indonesia. Sedangkan, koin ketiga merupakan koin rupiah yang pertama kali diluncurkan saat masa awal kemerdekaan Indonesia.

Menurut Iyan, tiga jenis koin yang berada di museum itu merupakan benda koleksi dari Sultan di Keraton Kacirebonan. Ia mengaku, pihak keraton sengaja tetap menyimpan koin-koin tersebut, karena memiliki nilai sejarah yang tinggi.

"Itu koleksi campuran dari beberapa sultan. Mulai dari Sultan keenam, ketujuh, kedelapan dan kesembilan. Sultan kami memang gemar mengkoleksi sesuatu. Intinya jangan terbuang. Ini benda yang mempunyai nilai sejarah perjalanan Indonesia," ujar Iyan.

 

Disampaikan Iyan, dari ketiga jenis koin ini, koin pecahan dua setengah gulden Belanda menjadi koin tertua yang disimpan Museum Keraton Kacirebonan. Ia menyebut, koin tersebut terbuat dari perak asli.

Untuk merawat koin kuno ini, kata Iyan, pihak keraton akan membersihkan koin-koin tersebut, menggunakan cairan pembersih logam dalam beberapa kesempatan. Koin ini disimpan dalam sebuah rak khusus.

Baca Juga: Pilot-Pilot yang Berhasil Selamatkan Pesawat Penumpang dengan Pendaratan Darurat di Air

"Ada cerita unik. Ada uang logam peninggalan Belanda yang tengahnya dilubangi. Konon itu sengaja dibuat karena Ratu Belanda saat itu sudah menikah,"ungkap Iyan.

Dia menambahkan, Museum Keraton Kacirebonan sendiri memiliki 50 barang kuno. Barang tersebut adalah peninggalan Sunan Gunungjati maupun sultan-sultan Keraton Kacirebon sebelumnya.

"Untuk barang koleksi ada sekitar 50. Mulai dari keramik, uang koin, gamelan, dan sebagainya," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini