Jenazah Co-Pilot Fadly Satrianto Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke Keluarga

Antara, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 406 2344883 jenazah-co-pilot-fadly-satrianto-korban-sriwijaya-air-diserahkan-ke-keluarga-4NY4AEXdwo.jpg Co-pilot NAM Air, Fadly Satrianto (Istimewa)

TIM Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyerahkan jenazah Fadly Satrianto ke pihak keluarga. Fadly merupakan co-pilot NAM Air yang jadi korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 atas nama ke pihak keluarga.

"Pagi ini kami serahkan satu jenazah ke keluarga. Kami telah serahkan jenazah korban ke keluarga atas nama Fadly Satrianto, kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Jenazah Co-Pilot Fadly Satrianto Korban Sriwijaya Air Akan Dimakamkan di Surabaya 

Fadly merupakan jenazah korban Sriwijaya Air ketiga yang diserahkan ke pihak keluarga. Sebelumnya, pada Kamis 14 Januari 2021, Tim DVI Polri telah menyerahkan dua jenazah lainnya kepada pihak keluarga, masing-masing atas nama Okky Bisma dan Asy Habul Yamin.

Rusdi mengatakan hingga Jumat pagi Tim DVI Polri telah menerima 155 kantong jenazah. Saat ini, kata dia, Tim DVI tengah bekerja keras mengumpulkan data-data untuk proses identifikasi.

"Hari ini kegiatan dari tim rekonsiliasi daripada data itu sendiri, dengan banyak menggunakan data DNA kami harap ketika menggunakan data DNA akan semakin banyak korban-korban yang teridentifikasi dan akan memberi kepastian kepada keluarga korban," ucap Rusdi.

Baca juga: Lepas Kepergian Suami ke Liang Lahat, Pramugari Aldha Refa: I Love You Apih

Hingga saat ini terdapat 12 jenazah yang telah teridentifikasi yakni Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satrianto, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Minarni, Ricko, Ihsan Adhlan Hakim, Mia Trasetyani, Yohanes Suherdi, Pipit Priyono, dan Supianto.

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini