Visit Batang 2022, Pemerintah Gencarkan Kampanye Wisata via Virtual

Antara, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 406 2344995 visit-batang-2022-pemerintah-gencarkan-kampanye-wisata-via-virtual-DnlsyEHcIj.jpg THR Kramat, salah satu objek wisata di Batang, Jawa Tengah (Antara/Kutnadi)

PEMERINTAH Kabupaten Batang, Jawa Tengah, fokus menggencarkan program tahun kunjungan wisata 2022 (Visit Batang Year 2022) melalui cara virtual seiring di tengah masa pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Batang Wahyu Budi Santosa, mengatakan bahwa seharusnya pada 2021 program tahun kunjungan wisata 2022 sudah berjalan sehingga eskalasinya dapat meningkat.

Baca juga:  Indonesia Termasuk Negara Destinasi Terbaik 2020 Versi Majalah Travel Amerika

"Akan tetapi, karena pandemi COVID-19 maka kalender program kegiatan tahun kunjungan wisata kami pacu dengan model virtual agar tidak menimbulkan risiko penularan virus corona," katanya di Batang, Jumat (15/1/2021).

Menurut Wahyu, di tengah pandemi COVID-19 maka model yang efektif untuk mempromosikan potensi objek wisata hanya bisa dilakukan dengan cara virtual dan mengunggah kanal "Youtube Batang TV".

"Melalui cara virtual dan kanal Youtube Batang TV ini maka justru akan banyak ditonton oleh dunia internasional. Kemudian, setelah masa pandemi COVID-19 berakhir, mereka akan ada keinginan untuk berkunjung ke objek wisata di daerah ini," katanya.

Apalagi, kata dia, saat ini Kabupaten Batang banyak tenaga asing yang berada di wilayah ini sehingga mereka dapat mengajak keluarganya maupun temannya yang berada di negaranya berkunjung ke objek wisata.

Baca juga:  7 Wisata Virtual Terbaik yang Bisa Dinikmati pada 2021

Ia mengatakan untuk mendukung program tahun kunjungan wisata 2022, pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan seluruh biro perjalanan wilayah Pantura Barat.

"Oleh karena, pada tahun ini dan 2022 akan terus kami tingkatkan lagi bersama para biro perjalanan untuk mengemas beberapa kegiatan pariwisata," kata Wahyu.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini