Belasan Ular Ditemukan di Benteng Vastenburg Solo, Ada Kobra Juga

Solopos.com, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 406 2345028 belasan-ular-ditemukan-di-benteng-vastenburg-solo-ada-kobra-juga-Vngu3ML7yh.jpg Ilustrasi ular kobra (Reuters)

AKSI bersih-bersih kawasan wisata sejarah cagar budaya Benteng Vastenburg di Gladak, Kelurahan Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, membuahkan hasil mengejutkan. Belasan ekor ular ditemukan di area bangunan peninggalan Belanda tersebut.

Kerja bakti pembersihan area Benteng Vastenburg dilakukan oleh tim gabungan TNI, Pemkot Solo, Polresta Solo, dan pegiat Komunitas Exalos Indonesia, Kamis 1 Januari 2021.

Baca juga: Mengintip Koin Ratusan Tahun di Museum Keraton Kacirebonan

Exalos Indonesia merupakan komunitas pencinta hewan eksotik Indonesia yang diketuai Janu Wahyu Widodo (36). Pembersihan kawasan benteng itu sebagai persiapan untuk pendirian rumah sakit darurat pasien Covid-19.

Janu menuturkan timnya berhasil menemukan dan mengevakuasi total 12 ekor ular. Tidak main-main, 12 ekor ular yang ditemukan di Benteng Vastenburg Solo itu terdiri atas satu ular kobra yang sangat berbisa serta 11 ular jali.

ilustrasi

Aggota Exalos menunjukkan belasan ekor ular yang ditemukan di area Benteng Vastenburg (Istimewa/Solopos)

“Kami melakukan pendampingan kegiatan kerja bakti bersama anggota Korem 074/Warastratama Solo untuk persiapan pembuatan RS darurat. Kebetulan lokasinya memang penuh semak belukar, utamanya bagian atas,” terangnya.

Baca juga: Mau Jelajahi Gua di Sukabumi? Ini 4 Pilihan Destinasi 

Janu menjelaskan kerja bakti mulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB. Pembersihan dilakukan di setiap sudut Beteng Vastenburg, termasuk bagian atas. Awalnya mereka menemukan satu ular kobra dan sembilan ular jali.

“Setelah kegiatan selesai, teman-teman masih duduk-duduk di lokasi. Nah saat itu kami mendapatkan tiga ekor ular jali. Sehingga total ular yang kami temukan dan evakuasi 12 ekor. Yang berbisa hanya yang kobra,” katanya.

Untuk ular Jali seperti yan ditemukan di Benteng Vasteburg Solo, menurut Janu, tidak berbisa. Namun karakter atau pembawaan ular tersebut agresif sehingga membuat orang awam takut. Apakah ada kemungkinan induk ular kobra di lokasi tersebut, menurutnya, belum pasti.

Biasanya ular langsung pergi setelah bertelur. “Ular kobra itu akan langsung pergi setelah bertelur. Jadi telurnya itu dierami oleh alam. Untuk induk ular kobranya kemungkinan sudah pergi, tidak lagi di area benteng,” urainya.

Janu menerangkan karakter ular biasanya mendatangi tempat-tempat yang tidak ada aktivitas manusia. Apalagi bila kawasan itu ditumbuhi rumput liar atau barang-barang yang terbengkalai tidak terurus.

“Pada dasarnya ular itu selalu mobile, tidak bersarang. Selama kondisinya tidak dibersihkan, bisa jadi ada ular. Jadi agar tidak disinggahi ular ya sebaiknya suatu tempat selalu dibersihkan, jangan sampai ditumbuhi rumput atau semak,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini