Pesawat Pakistan Ditahan di Malaysia, Ini Penyebabnya

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 02:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 406 2345180 pesawat-pakistan-ditahan-di-malaysia-ini-penyebabnya-vrO01Bh9li.jpg Pesawat Pakistan International Airlines (Theprint.in)

SEBUAH pesawat milik Pakistan International Airlines (PIA) ditahan di Malaysia karena ada perselisihan hukum antara maskapai tersebut dengan pihak lain. Kasus itu masih menunggu putusan pengadilan.

"Sebuah pesawat PIA telah ditahan oleh pengadilan lokal di Malaysia dengan mengambil keputusan sepihak terkait dengan sengketa hukum antara PIA dan pihak lain yang menunggu keputusan di pengadilan Inggris,” bunyi pernyataan PIA yang diposting di akun Twitter resminya.

Baca juga: Spanyol Perpanjang Larangan Masuk Wisatawan dari Inggris hingga Februari

"Para penumpang sedang dijaga dan pengaturan alternatif untuk perjalanan mereka telah diselesaikan," katanya seperti dilansir dari DAWN.com, Jumat (15/1/2021).

"Ini adalah situasi yang tidak dapat diterima dan PIA telah meminta dukungan dari pemerintah Pakistan untuk menangani masalah ini menggunakan saluran diplomatik."

Menurut juru bicara maskapai, sengketa pembayaran antara pihak PIA dan pihak Perigreen telah diajukan di pengadilan Inggris sekitar enam bulan lalu.

Juru bicara tersebut menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang perselisihan mereka. Ia menambahkan bahwa pengadilan Malaysia mengambil keputusan ex-parte yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang yang telah naik ke pesawat.

Baca juga: Pilot-Pilot yang Berhasil Selamatkan Pesawat Penumpang dengan Pendaratan Darurat di Air

Menanggapi pertanyaan tentang masalah tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Zahid Hafeez Chaudhri mengatakan komisi tinggi Pakistan di Malaysia telah melakukan kontak dekat dengan otoritas Malaysia dan PIA terkait untuk menangani masalah ini secepatnya.

"Sementara itu, penumpang diawasi dengan baik dan pengaturan alternatif untuk perjalanan mereka ke Pakistan juga telah diselesaikan," katanya, seraya menambahkan bahwa mereka akan berangkat dari Kuala Lumpur dengan penerbangan Emirates EK-343 malam ini.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini