6 Fakta Unik Pantai Manakarra di Mamuju, Pernah Viral karena Simbol Mata 'Dajjal'

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 408 2345365 6-fakta-unik-pantai-manakarra-di-mamuju-pernah-viral-karena-simbol-mata-dajjal-DLIks8DVOP.JPG Pantai Manakarra di Mamuju, Sulawesi Barat (Foto: Instagram/@hendra_gunawan_)

JIKA Kota Makassar memiliki Pantai Losari, maka Mamuju yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Barat punya Pantai Manakarra. Ya, Pantai Manakarra merupakan salah satu objek wisata paling populer di Sulawesi Barat. Pantai ini bagian dari Teluk Mamuju.

Pantai ini dikenal sebagai tempat berkumpulnya anak muda di Sulbar. Entah hanya sekadar duduk menikmati keindahan pantai, maupun bercengkrama dengan teman. Pantai yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat ini sangat mudah dicari.

Pengunjung dapat memulai perjalanan dari Bandara Tampa Padang, Mamuju. Dari bandara tersebut perjalanan dilanjutkan menuju pantai ini dengan membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit. Berikut sejumlah fakta unik dari Pantai Manakarra sebagaimana dirangkum Okezone dari laman resmi Indonesia Tourism.

1. Spot tepat menikmati sunset

Pantai Manakarra memiliki pemandangan yang eksotik dan menawan. Bagi Anda pecinta pantai dan penggemar sunset, pasti suka banget dengan keindahan pesona sunset yang ada di Pantai Manakarra ini.

Baca juga: 4 Wisata Hits di Majene, Wilayah Sulbar yang Diguncang Gempa M6,2

Wisata pantai ini merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan matahari terbenam dengan suasana romantis.

Pantai Manakarra

Inilah salah satu sebab utama, mengapa pantai ini ramai dikunjungi ketika menjelang senja. Banyak yang menyarankan, saat yang tepat berkunjung ke pantai ini adalah ketika matahari terbenam. Karena pada saat itu, pemandangan Pantai Manakarra terlihat lebih eksotis.

“Pantai ini memang memiliki keindahan panorama yang menawan hati siapa saja yang datang berkunjung. Adanya latar belakang Pulau Karampuang menjadikan pantai ini memiliki pemandangan yang semakin eksotis,” tulis laman Indonesia Tourism.

2. Terlihat cantik saat malam hari

Pantai ini ramai dikunjungi oleh pelancong mulai dari pukul 16.30-24.00 Wita. Masuknya pun tidak dipungut biaya alias gratis. Jika berkunjung pada Agustus dan September, pengunjung bisa menikmati durian di sepanjang pantai. Karena bulan-bulan itu adalah musim panen durian.

Pantai Manakarra

(Foto: Instagram/@akmal_achsan)

Pada malam hari, pantai akan diterangi oleh cahaya lampu merah dari kapal ferry yang akan berlabuh atau diberangkatkan dari Pelabuhan Mamuju. Cahaya-cahaya tersebut dengan indah menerangi pantai Manakarra. Ketika malam biasanya pengunjung datang untuk bersantai sambil menikmati kopi dan kulineran di area pantai ini.

Baca juga: Intip Pesona Air Terjun Malunda di Majene, Bikin Betah Berendam

Kios kios makanan dan minuman di pantai ini berjejer rapi di sepanjang bibir pantai. Yang mana memanjakan pengunjung dengan berbagai menu masakan khas Sulawesi.

3. Tugu Perdamaian

Pada anjungan Pantai Manakarra terdapat 6 pilar merah penanda enam kecamatan. Di tengah-tengah 6 pilar itu terdapat gong raksasa yang bergambar bermacam simbol agama penanda kemajemukan agama di Mamuju. Gong raksasa inilah yang disebut Gong Perdamaian.

Pantai Manakarra

(Foto: Instagram/@satutendacom)

Pemerintah Kabupaten Mamuju membuat Gong Perdamaian Nusantara ini dimaksudkan sebagai simbol perdamaian. Simbol harapan akan lahirnya keharmonisan antar semua golongan. Gong ini bukan gong biasa, yang bsia dibuat sendiri. Gong ini adalah properti khusus yang diinisiasi oleh The World Peace Committee (WPC) berkedudukan di Italia.

Pengunjung dapat dengan bebas untuk berfoto di spot ini. Karena selain kaya akan makna dan filosofi, spot di gong ini juga sangat Instagramable.

4. Spot foto instagramable

Pantai ini dikenal di antara para wisatawan sebagai tempat foto yang estetik. Ada banyak spot yang bsia dipakai sebagai latar foto. Selain ada gong perdamaian yang artistik. Ada juga kolam kecil berhiaskan perahu tradisional di sisi tengah anjungan.

Pengunjung juga dapat berfoto di bawah payung yang mirip dengan payung di Masjid Nabawi. Selain itu pengunjung dapat berfoto di depan tulisan Pantai Manakarra yang letaknya ada di tengah-tengah anjungan. Pilihan utama tentu saja berfoto dengan latar sunset sempurna.

5. Odong-odong

Bagi orangtua yang membawa anaknya ke pantai ini, pengunjung tak perlu khawatir karena di pantai ini terdapat gerobak odong-odong yang berjejer rapi di pinggir jalan.

Tiap gerobak dihiasi lampu berwarna-warni yang menambah meriah suasana. Odong-odong ini biayanya hanya Rp10.000 untuk sekali naik. Harga yang cukup terjangkau untuk memuaskan sang buah hati.

Tak hanya odong-odong, di sekitar pantai juga ada penyewaan mainan mobil mini dan sepeda. Di area yang cukup luas itulah, anak-anak bisa bermain dengan riang-gembira. Sambil menunggu anak bermain, orangtua dapat bersantai menikmati panorama pantai.

6. Viral mata 'Dajjal'

Pantai ini sempat viral dan bikin geger jagat maya lantaran banyak netizen yang sempat mengaitkan bentuk bangunan di area pantai yang seperti simbol mata Dajjal.

Terlebih pasca-gempa yang melanda Palu dan terasa hingga Mamuju pada 2018 silam, anjungan ini kembali mendapat sorotan. Karena jika dilihat dari udara memang mirip gambar mata satu.

Simbol kontroversial di Pantai Manakarra

(Foto: YouTube)

Warganet kala itu banyak beranggapan bahwa anjungan Manakarra merupakan simbol Dajjal. Kontroversi itu akhirnya berakhir setelah Pemkab Mamuju memerintahkan pembokaran pada Kamis, 11 Oktober 2018 sore, menggunakan alat berat eskavator.

Terlepas dari kontroversi itu, Pantai Manakarra merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang eksotis yang wajib Anda kunjungi manakala berada di Sulawesi Barat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini