Emirates Tangguhkan Penerbangan ke 3 Kota Besar di Australia

Salsabila Jihan, Jurnalis · Minggu 17 Januari 2021 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 17 406 2345873 emirates-tangguhkan-penerbangan-ke-3-kota-besar-di-australia-RwH0wyKxcM.jpg Pesawat Emirates (emirates.com)

MASKAPAI penerbangan asal Dubai, Emirates Airlines telah mengkonfirmasi untuk menangguhkan penerbangan dari dan ke tiga kota terbesar di Australia, sampai batas waktu belum ditentukan.

"Karena alasan operasional, penerbangan Emirates ke dan dari Sydney, Brisbane, dan Melbourne akan ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis mereka pada situsnya.

Namun dalam pengumuman yang diberikan Emirates tersebut, penerbangan ke Perth tidak disebutkan. Artinya, layanan penerbangan dua kali seminggu tersebut akan tetap beroperasi.

Baca juga: Kisah Pramugara Jualan Burger demi Menghidupi Keluarga di Tengah Corona

Melansir laporan 9NEWS, Minggu (17/1/2021), maskapai penerbangan tersebut telah memberitahukan penerbangan terakhir mereka untuk keluar dan masuk dari Australia, sebagai berikut:

• Dubai-Brisbane (EK430), 16 Januari

• Brisbane-Dubai (EK431), 17 Januari

• Dubai-Sydney (EK414), 18 Januari

• Sydney-Dubai (EK415), 19 Januari

• Dubai-Melbourne (EK408), 19 Januari

• Melbourne-Dubai (EK409), 20 Januari

Emirates menyarankan untuk penumpang yang telah memiliki tiket ke tujuan yang terkena dampak penangguhan agar menghubungi agen perjalanan atau maskapai penerbangan mereka.

"Pelanggan yang memiliki tiket dengan tujuan akhir Sydney, Melbourne, dan Brisbane tidak akan diterima untuk perjalanan pada titik asal mereka setelah menyelesaikan penerbangan di atas," tulis maskapai tersebut.

"Emirates mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Pelanggan yang terkena dampak tersebut harus menghubungi agen perjalanan mereka atau kontak pusat Emirates untuk opsi pemesanan ulang."

Juru bicara Emirates mengatakan kepada Executive Travel bahwa Australia akan tetap menjadi pasar penting bagi Emirates.

Ia menambahkan, "kami tetap melayani penerbangan Perth dua kali seminggu dan kami akan bekerja keras untuk mempersiapkan dimulainya kembali layanan ke titik yang lainnya."

Baca juga: Rute Penerbangan Baru Surabaya-Berau Dibuka Mulai 20 Januari, Segini Harga Tiketnya

Keputusan yang diambil maskapai ini memberi tekanan kepada lebih dari 37.000 warga Australia yang ingin pulang dari luar negeri.

Kedutaan Besar Australia di Inggris memberikan cuitannya di Twitter kepada pengikutnya, "kami mengetahui yang dilakukan @emirates, karena alasan operasional, menangguhkan penerbangan ke/dari Sydney, Brisbane, dan Melbourne hingga pemberitahuan lebih lanjut pada Selasa 19 Januari."

"Kami menyadari gangguan yang akan ditimbulkan, pemberitahuan lebih lanjut akan kami berikan," lanjut kicauannya.

Hal ini terjadi karena Australia memotong hampir setengah dari waktu kedatangan internasionalnya kemarin.

Perdana Menteri Scott Morrison mengumumkan perubahan setelah pertemuan Kabinet Nasional minggu lalu. Ia mengatakan akan ada pengurangan jumlah pada wisatawan internasional yang memasuki Australia.

• New South Wales – 1505 wisatawan per minggu

• Western Australia – 512 wisatawan per minggu

• Queensland – 500 wisatawan per minggu

• Victoria – tidak ada perubahan

• South Australia – tidak ada perubahan (saat ini 490)

"Hal tersebut akan ditinjau hingga paling lambat tanggal 15 Februari, tidak mengikuti penetapan yang kami lakukan sebelumnya, yaitu pada akhir bulan ini."

Penumpang dan petugas juga diharuskan memakai masker di semua penerbangan domestik dan di dalam bandara.

Mulai 22 Januari, wisatawan akan diminta untuk menunjukkan hasil tes COVID-19 negatif yang tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan kru kabin internasional harus menjalani tes COVID-19 di Australia setiap tujuh hari dan memiliki lokasi karantina sendiri, serta tidak diperbolehkan untuk berpindah-pindah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini