9 Burung Predator Penghuni Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Salman Mardira, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 17 406 2345886 9-burung-predator-penghuni-taman-nasional-bromo-tengger-semeru-FPZBYMqD9v.jpg Ilustrasi elang (Pixabay.com)

TAMAN Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) punya keanekaragaman hayati melimpah. Jantung kawasan konservasi di Jawa Timur yang didominasi ekosistem hutan pegunungan dan sebagian kecil ranu (danau) ini tercatat sebagai rumah bagi 196 spesies burung. Dari jumlah itu, 18 di antaranya masuk kategori burung pemangsa alias raptor.

Raptor atau burung predator mencari makan dengan cara terbang berburu. Indra penglihatannya sangat tajam. Cakar dan paruh mereka kuat, cenderung lebih besar. Mampu merobek daging.

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Jalur Pendakian Ditutup hingga 31 Maret 2021

Raptor terbagi dua katagori; aktif di siang hari (diurnal) dan aktif pada malam hari (nocturnal).

Lalu seperti apakah wujud para predator udara penghuni kawasan TNBTS tersebut?

Melansir dari website resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Minggu (17/1/2021), berikut sebagian besar burung pemangsa penghuni kawasan TNBTS :

1. Elang-alap Cina (Tachyspiza soloensis)

Sebagian burung pemangsa diurnal dapat melakukan migrasi, satu diantaranya adalah Elang-alap China ini. Berbiak di Asia Timur Laut dan Cina. Umumnya tercatat mulai mengunjungi TNBTS pada September.

ilustrasi

Elang-alap China (AVES Lombok/Deddy darmawan)

2. Elang-alap Jepang (Tachyspiza gularis)

Seperti halnya Elang-alap China, raptor yang satu ini pun termasuk predator migrant. Berbiak di Paleartik Asia Timur. Umumnya tercatat mulai mengunjungi TNBTS pada September.

Baca juga: Indonesia Termasuk Negara Destinasi Terbaik 2020 Versi Majalah Travel Amerika

3. Elang-alap Jambul (Lophospiza trivirgata)

Jenis penetap dengan sebaran terbatas di kawasan TNBTS. Memiliki ciri unik ketika masa biak yaitu memperlihatkan gaya terbang yang khas, getaran sayap (bulu putih sisi tubuh terlihat jelas).

ilustrasi

Elang-alap jambul (wikipedia)

4. Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus)

Sesuai namanya yaitu Changeable Hawk-eagle, raptor yang satu ini memiliki warna yang bervariasi dan berubah-ubah. Salah satu kompetitor utama Elang Jawa.

5. Elang Hitam (Ictinaetus malayensis)

Elang Hitam sangat mudah dijumpai di kawasan TNBTS. Populasinya bisa dikatakan masih melimpah dibandingkan dengan jenis raptor lainnya.

6. Elang Jawa (Nisaetus bartelsi)

Sang Garuda yang menjadi salah satu icon dan satwa prioritas di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Khusus Raptor yang satu ini monitoring setiap tahun rutin dilakukan untuk memantau perkembangan populasinya di TNBTS.

7. Elang Perut Karat (Lophotriorchis kienerii)

Termasuk jenis raptor yang cukup jarang dijumpai dan memiliki sebaran terbatas di TNBTS bahkan pulau Jawa. Individu muda (juvenile) berwarna putih susu tanpa corak pada bagian dadanya.

8. Elang Sikep Madu Asia (Pernis ptilorhyncus)

Raptor migrant yang juga tercatat mengunjungi TNBTS pada bulan September. Berbiak di Palearktika Timur, India dan Asia Tenggara. Jenis ini memiliki ras penetap untuk Pulau Jawa, namun sejauh ini belum ada catatan perjumpaan di kawasan TNBTS.

ilustrasi

Semeru

9. Elang Ular Bido (Spilornis cheela)

Diantara sekian raptor diurnal yang ada, Elang Ular Bido termasuk yang paling ribut dan hampir selalu terdengar bersuara jika menampakkan dirinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini