Riyadh Oasis Dimulai, Wisatawan Bisa Rasakan Liburan Mewah di Tengah Gurun Pasir

Salsabila Jihan, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 05:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 17 406 2345999 riyadh-oasis-dimulai-wisatawan-bisa-rasakan-liburan-mewah-di-tengah-gurun-pasir-ZefxLhW8pB.jpg Kawasan gurun pasir di luar Kota Riyadh yang menggabungkan kemewahan dan pemandangan oasis (Arab News)

FESTIVAL musim dingin bertajuk Riyadh Oasis yang sangat dinantikan oleh wisatawan dimulai sejak Minggu 17 Januari hingga 12 April 2021. Wisatawan yang terlibat dalam event wisata ini bisa merasakan liburan di jantung gurun pasir Riyadh, Arab Saudi.

Acara yang disponsori oleh Otoritas Hiburan Umum (GEA) dan Perusahaan Internasional bagian Penyelenggaraan Acara dan Kegiatan, bekerja sama dengan Seven Experience perusahaan audio dan video Rotana ini merupakan proyek hiburan mewah di pedalaman gurun Kerajaan Arab Saudi.

Baca juga:  Museum Digital Hidupkan Kembali Gambar-Gambar Bersejarah Arab Saudi

Penasihat Pengadilan Kerajaan Saudi dan Ketua Otoritas Hiburan Umum Turki Al Alshaikh mengumumkan pembukaan Riyadh Oasis melalui akun resmi Twitternya.

"Kita akan bertemu pada hari Minggu, Insya Allah, di luar imajinasi terliar Anda!" tulis Al Alshaikh seperti dilansir dari Arab News, Senin (18/1/2021),.

Ini digambarkan sebagai "tempat perlindungan musim dingin khusus dengan 5 bintang yang menjadi bagian penting dari panorama indah gurun pasir Riyadh."

Selain itu, Riyadh Oasis akan menawarkan sejumlah pengalaman hiburan untuk pengunjung, seperti petualangan, makan, bermain, berpesta, dan berkemah bersama teman dan keluarga.

 ilustrasi

Ilustrasi

Letaknya, di antara Al-Ammariyah dan Diriyah, area gurun yang menakjubkan di luar kota Riyadh ini akan menggabungkan kemewahan modern dengan pemandangan oasis yang menakjubkan.

Oasis ini akan memberikan kesempatan untuk warga negaranya agar dapat merasakan kekayaan budaya negara, hiburan langsung, dan santapan mewah, bersamaan dengan budaya musik multinasional dan pertunjukan langsung.

Akan ada juga area perbelanjaan yang diisi dengan berbagai merk, seperti wangi-wangian Tolat Etr, perhiasan mewah Cardial, dan toko ritel Papillon.

Baca juga:  Maret 2021, Arab Saudi Cabut Larangan Penerbangan dan Buka Semua Bandara

Riyadh Oasis juga menawarkan akomodasi dalam bentuk "glamps" atau disebut juga glamping. Kamar yang dapat menampung hingga 8 orang ini, dihiasi dekorasi menarik dengan sentuhan modern. Selain itu, terdapat juga ruang tamu, ruang makan, dan kamar mandi yang mewah.

 

Walaupun tidak bisa dijadikan penginapan, oasis ini dibuka mulai pukul 3 sore hingga 3 pagi waktu setempat pada hari kerja, dan pukul 1 siang hingga 3 pagi pada akhir pekan.

Terdapat banyak pilihan masakan internasional yang terkenal juga di sini, seperti Restoran Zuma yang menyajikan makanan Jepang, Restoran Amazonico, Restoran Ninive Emirat Arab, dan Restoran makanan laut Nammos Yunani.

Para pengunjung dapat memesan tiket untuk restoran dan glamping lewat aplikasi The Chefz. Biaya untuk reservasi restoran sekitar Rp1,8 jutaan hingga Rp3,2 jutaan. Sedangkan tarif reservasi untuk salah salah kamar glamping sekitar Rp 49 jutaan.

Maha Abdulmajeed, salah satu penduduk Riyadh, mengatakan kepada Arab News bahwa ia langsung melakukan reservasi untuk restoran Zuma, ketika berita ini mulai tersebar.

"Saya penggemar berat Zuma. Saya pernah datang ke lokasi mereka di Dubai dan New Work. Saya sangat senang mengunjungi festival, terlebih lagi karena Covid-19 yang mempengaruhi saya untuk bepergian."

Ia menambahkan bahwa dirinya telah mengunjungi beberapa festival lainnya yang ada di Saudi selama Riyadh Season (musim dingin) dan Jeddah Season (musim panas), seperti Nusr-Et dan Coya. Ia juga yakin bahwa festival Riyadh Oasis ini akan berjalan dengan baik dan menyenangkan.

Sarah Alghamdi juga berencana melancong ke Riyadh dari kampung halamannya di Al Khobar. Ia mengatakan bahwa akan membuat reservasi setidaknya untuk salah satu restoran.

"Saya belum memiliki kesempatan untuk mengunjungi salah satu lokasi tetapnya (restoran yang disebutkan). Jadi saya tidak yakin, yang mana yang harus saya coba. Tetapi setidaknya saya ingin mengunjungi salah satunya," kata Alghamdi kepada Arab News.

Alghamdi menambahkan bahwa ia menghargai upaya yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi agar warganya terhibur dan bahagia, selagi tidak memungkinkannya melakukan perjalanan internasional.

"Keluarga saya memiliki kebiasaan bepergian ke luar negeri setiap tahunnya, biasanya sekitar saat ini. Karena kami tidak dapat melakukannya tahun ini, kami merasa kecewa."

Walaupun begitu, ia dan keluarganya merasa senang karena masih memiliki kesempatan untuk bepergian dan mencoba hal-hal baru. Meski tidak bisa pergi ke luar negeri.

"Ini juga membuat saya sangat menghargai perjalanan domestik. Sangat mudah untuk berasumsi bahwa tidak ada yang bisa dilakukan di rumah dan perjalanan internasional adalah satu-satunya yang menarik."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini