Share

Imigrasi Cari Turis Amerika yang Viral Ajak WNA Pindah ke Bali

Aris Wiyanto, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 406 2346515 imigrasi-cari-turis-amerika-yang-viral-ajak-wna-pindah-ke-bali-aHgveXnf1X.jpeg Jalan di Denpasar, Bali (Okezone.com/Salman Mardira)

SEORANG wisatawan asal Amerika Serikat pemilik akun Twitter @kristentootie atau Kristen Gray mendadak viral gara-gara mengajak warga negara asing (WNA) pindah ke Bali di masa pandemi Covid-19. Aparat Imigrasi sedang memburu keberadaan pemilik akun tersebut.

Kadiv Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Eko Budianto mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim untuk mengecek Kristen Gray.

Baca juga: Viral Turis Amerika Ajak Bule Ramai-Ramai ke Bali saat Pandemi Covid-19 

“Kami sudah menurunkan beberapa tim, satu tim dari Kantor Wilayah (Kemenkumham) dan satu tim dari Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Informasi-informasi yang baru kami cek, sponsor yang bersangkutan,” kata Eko kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Kristen Gray diduga berada di kawasan wisata Nusa Dua, Bali.

Eko mengatakan, pihaknya juga memeriksa dokumen keimigrasian Kristen Gray, izin tinggalnya di Indonesia masih berlaku atau tidak. Kemudian melacak dan mendalami apa saja kegiatan dia selama di Bali.

“Kemungkinan bila ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, kami akan tindak lanjut,” ujar Eko.

ilustrasi

Sebelumnya pemilik akun Twitter @kristentootie menulis ajakan bagi warga negara lain untuk pindah dan tinggal di Bali pada masa pandemi Covid-19, karena biaya hidupnya murah. Ia mengaku punya kenalan yang bisa mengakali visa masuk ke Bali.

Baca juga: Warganet Hujat Turis Amerika yang Viral Ajak Bule Eksodus ke Bali

Ia menceritakan pengalamannya menuju Bali setelah kehilangan pekerjaannya pada 2019. Ia tinggal di Bali bersama kekasihnya selama enam bulan dan bekerja sebagai desainer grafis. Setelah menghasilkan uang, mereka berhasil tinggal di sebuah "rumah pohon".

Gray membandingkan biaya hidup di Bali di mana hanya dengan 400 dolar Amerika atau sekira Rp5,6 juta sudah bisa menyewa sebuah rumah. Sedangkan di Los Angeles, butuh USD1.300 atau sekira Rp18,3 juta untuk menyewa sebuah studio apartemen.

Gray mengatakan selama di Bali mereka menjalani "gaya hidup yang lebih baik". Bali, menurutnya, adalah "obat yang sempurna" untuk kesehatan fisik dan emosionalnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini