Peningkatan Aktivitas Merapi Tak Halangi Wisata Lava Tour

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Selasa 19 Januari 2021 05:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 408 2346534 peningkatan-aktivitas-merapi-tak-halangi-wisata-lava-tour-a1hcy1PlZv.jpg Wisatawan jajal Lava Tour Merapi. (Foto: Instagram lavatourmerapiofficial)

GUNUNG Merapi sempat mengeluarkan awan panas sejauh 1.000 meter pada Senin 18 Januari 2021. Meski demikian, wisata Lava Tour Merapi masih melayani wisatawan.

Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Merapi membuat pendakian ke Gunung Merapi harus ditutup sementara. Pelaku wisata juga dilarang untuk beraktivitas dalam radius 3-5 km dari puncak.

Meskipun terjadi peningkatan aktivitas vulkanik dari Gunung Merapi, penyedia jasa wisata Lava Tour berkeliling Merapi ini tetap buka hingga hari ini Senin, 18 Januari 2021. Wisata Lava Tour Merapi sendiri menyediakan jasa mengelilingi daerah di Gunung Merapi menggunakan Jeep.

Dengan mobil Jeep, pengunjung akan diajak menyusuri kawasan yang terdampak erupsi gunung Merapi pada 2010, yang tentunya akan memacu adrenalin karena akan melewati jalan yang terjal maupun curam.

gunung

Di sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang indah dan melewati makam massal korban erupsi Merapi 2010 di Dusun Tangkisan, Tugu Ambruk di di Dusun Petung, Desa Mbah Maridjan, jalur Kali Opak dan Kali Gendol yang menjadi jalur utama lava panas Gunung Merapi.

Baca Juga: Bantul Hanya Dikunjungi 16.318 Wisatawan Selama PPKM, Turun Hampir 50%

Pengelola Lava Tour Merapi Bram Elly mengaku bahwa erupsi Gunung Merapi dan pandemi Covid-19 sedikit memengaruhi usahanya.

“Pengunjung berkurang banyak ya daripada biasanya, karena mungkin keadaan pandemi, dan ketakutan adanya merapi erupsi," ucap Bram kepada Okezone, Senin 18 Januari 2021.

Namun Bram memastikan bahwa objek wisata yang akan dilalui oleh Lava Tournya aman. Ia juga mengatakan bahwa objek wisata Lava Tour masih tetap buka setiap hari dengan mengikuti arahan dari BPPTKG.

“Wisata lava tour masih tetap buka dengan jarak aman di bawah radius 5 km dari puncak Merapi mengikuti imbauan dari BPPTKG," imbuhnya.

Kemarin, masih ada wisatawan yang ingin menikmati Lava Tour. Namun tentu suasananya berbeda dari biasanya.

"Tapi untuk trip kita masih aktivitas seperti biasa. Hari ini kita masih jalan ada beberapa tamu. Di tempat saya jalan 3 Jeep pagi tadi," ucapnya.

Baca Juga: Mengenang Pramugari Oke Dhurrotul Jannah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi

Saat menjajal Lava Tour, wisatawan akan diajak menjelajahi banyak tenpat wisata di sana. Seperti The Lost World Castle, Dusun Mbah Maridjan, bukit Klangon, dan Gua Jepang.

Bram juga mengatakan bahwa Lava Tour telah menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari wabah Covid-19. Mulai dari mengukur suhu pengunjung sebelum masuk, menyediakan hand sanitizer, dan mewajibkan pengunjungnya untuk selalu memakai masker.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini