Deretan Potensi Wisata Tambrauw yang Bisa Dikembangkan Pemprov Papua Barat

Antara, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 406 2348673 deretan-potensi-wisata-tambrauw-yang-bisa-dikembangkan-pemprov-papua-barat-s7pHqPPFtb.jpeg Air terjun Anenderat di Siakwa, Distrik Miyah, Tambrauw, Papua Barat (Foto Okezone)

DINAS Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat mulai melirik potensi pariwisata di Kabupaten Tambrauw.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, Yusak Wabia mengatakan ada banyak obyek wisata yang dapat dikembangkan di daerah itu. Tahun ini pihaknya berencana membangun fasilitas pendukung di sejumlah obyek wisata.

Baca juga:  Serunya Menjelajah Tambrauw, Sepotong Surga di Ujung Timur Indonesia

"Tambrauw punya air terjun di Kampung Meyah, kolam air panas di Kebar, pantai Amberbaken da pantai Sausapor," kata Wabia di Manokwari, Kamis 21 Januari 2021.

Daerah itu pun, lanjut Yusak, mempunyai obyek wisata minat khusus yakni lokasi berselancar di Pantai Sokate. Selama ini wisatawan mancanegara sering berselancar di lokasi tersebut.

 

Di kabupaten itu pun terdapat tempat pendaratan penyu yang selama ini menjadi lokasi konservasi penyu-penyu yang di ada seluruh dunia.

Ia mengutarakan bahwa untuk tahun 2021 pihaknya berencana membangun jembatan di air terjun Meyah. Tahun ini pula kolam air panas di Kebar pun akan dipercantik.

Baca juga:  Sepenggal Asa dari Pedalaman Kabupaten di 'Kepala Burung' Papua 

"Untuk pantai Amberbaken dan Sausapor kita masukan dalam rencana pembangunan jangka panjang. Bertarap obyek wisata di sana akan kita bangun," katanya.

Bersama pemerintah kabupaten Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat akan terus mengedukasi masyarakat. Diharapkan masyarakat di daerah itu mulai sadar wisata.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan instansi lain termasuk kementerian/lembaga. Pembangunan infrastruktur di Tambrauw diharapkan berbasis pada pengembangan ekonomi dan pariwisata.

"Tambrauw masuk dalam perlintasan Jalan Trans Papua-Papua Barat. Sudah hampir seluruh daerah di Papua Barat terhubung jalur darat. Kami yakni sektor pariwisata bisa berkembang di sana," ujarnya.

 

Yusak juga berharap, Kementerian Perhubungan mulai memikirkan pengembangan bandar udara di daerah itu. Hal ini dinilai sangat dibutuhkan baik pada pengembangan sektor pariwisata maupun layanan publik lainya.

"Sudah ada lapangan terbang peninggalan Belanda yang siap dikembangkan. Selama ini baru pesawat perintis yang masuk," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini