Pusat Kajian Kitab Kuning Syekh Nawawi Al-Bantani Akan Dibangun di Serang

Antara, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 406 2348704 pusat-kajian-kitab-kuning-syekh-nawawi-al-bantani-akan-dibangun-di-serang-cSO6Q8VAmJ.JPG Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah (Foto: Antara)

PEMBANGUNAN Pusat Kajian Kitab Kuning Syekh Nawawi Al-Bantani di wilayah Tanara akan terus dilenjutkan. Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, proyek sarat nilai sejarah dan religi itu harus tetap berjalan.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, saat ini, pihaknya tengah fokus pada branding dan master plan atau rencana induk pembangunan tersebut.

“Rapat ini terkait lanjutan untuk program kita membuat pusat kajian kitab kuning Syekh Nawawi Al-Bantani yang sudah direncanakan yang saat ini tengah fokus pada branding dan masterplan,” kata dia saat memimpin rapat pembangunan Pusat Kajian Kitab Kuning Syekh Nawawi Al-Bantani di Pendopo Bupati, Kota Serang, Kamis kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Tatu mengajak agar wisata religi yang ada di Kabupaten Serang terus dikembangkan. “Kita harus bangga punya daerah untuk dijadikan wisata religi,” katanya.

Baca juga: Objek Wisata Banten Siap Dibuka, Yuk Staycation di Tanjung Lesung

Tatu berpesan kepada jajaran Pemkab Serang, dalam hal ini Disparpora, untuk tidak surut dalam merealisasikan pusat wisata religi, khususnya Pusat Kajian Kitab Kuning Syekh Nawawi Al-Bantani.

“Jangan surut, kalau nanti terkendala pendanaan kita pikirkan. Dinas pariwisata jangan dahulu menyerah dengan keterbatasan anggaran sebelum kita belum berbuat apa-apa, terus berusaha koordinasikan dengan Kementerian Pariwisata,” katanya.

Dalam rapat itu, Tatu juga memberi motivasi seluruh peserta yang hadir untuk tetap bersemangat dalam pembangunan tersebut.

“Kita harus bangga karena Kabupaten Serang dianugerahi ulama besar yang mendunia, yakni Syekh Nawawi Al-Bantani, masak kita tidak berbuat apa-apa. Kita harus konsisten atas langkah-langkah yang akan kita lakukan,” kata Tatu.

Ia berharap pihak konsultan maupun jajaran Pemkab Serang untuk gencar juga menyosialisasikan terkait wisata religi itu agar perilaku masyarakat bisa menyesuaikan.

“Perilaku masyarakat harus diubah karena berdomisili di wilayah wisata religi. Para pemuda juga harus dilibatkan dan diberdayakan, juga para pelaku UMKM dengan menampilkan wisata kuliner juga,” katanya.

Baca juga: Pemerintah Bakal Bangun Museum Sejarah Keislaman di Aceh

Sementara itu konsultan pembuatan branding grafis wisata religi dari PT Tuju Semesta, Bimo Ari Wibowo berkesempatan menunjukkan logo berupa tagline dan branding grafis wisata religi Pusat Kajian Kitab Kuning Syekh Nawawi Al-Bantani.

“Masterplan dan branding kami siapkan sebagai bahan promosi dan sosialisasi kepada masyarakat. Intinya kita akan melibatkan masyarakat setempat,” kata Bimo.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Hamdani, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Irawan Noor, Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Anas Dwi Satya Prasadya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini