6 Fakta Unik Gedung Capitol, Tempat Joe Biden-Harris Dilantik & Rusuh Massa Trump

Salsabila Jihan, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 408 2348536 6-fakta-unik-gedung-capitol-tempat-joe-biden-harris-dilantik-rusuh-massa-trump-jItNcq2tY6.jpg Gedung Capitol di Washingtong D.C, Amerika Serikat (Reuters)

JOE Biden dan Kamala Harris dilantik sekaligus diambil sumpah sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat, Rabu 20 Januari 2021 siang waktu setempat. Upacara pelantikan berlangsung di halaman Gedung Capitol, Washington D.C.

Gedung Capitol adalah tempat kongres Amerika Serikat. Pada 6 Januari, saat kongres hendak mengesahkan kemenangan Joe Biden, massa pendukung Donald Trump yang kecewa jagoannya kalah di Pilpres AS 2020, menyerbu Capitol.

Baca juga: Joe Biden Segera Cabut Larangan Perjalanan ke AS Dibuat Donald Trump

Kerusuhan pun terjadi. Massa bentrok dengan aparat keamanan. Lima orang tewas, satu di antaranya polisi. Puluhan pengunjuk rasa ditangkap.

ilustrasi

Kerusuhan di Gedung Capitol (Reuters)

Gedung Capitol memang penuh sejarah. Sudah lebih dari dua abad, kongres AS digelar di bangunan yang berada di Capitol Hill ini.

Berikut fakta-fakta menarik Gedung Capitol yang dirangkum Okezone dari beberapa sumber :

Pembangunan Gedung Capitol

Gedung Capitol dibangun sejak 1793 dan selesai pada 1826. Bangunan ini terbuat dari batu bata yang berlapis batu pasir dan kubahnya terbuat dari 8.909.200 pon besi cor.

Desain asli Gedung Capitol digambar oleh Dr. William Thornton dan kubah di Capitol dirancang oleh Thomas U. Walter, serta ada 12 arsitek lainnya yang membantu dalam pembangunan Capitol ini.

Untuk bagian sayap utara dan sayap selatan, serta koridor penghubungnya ditambahkan pada pertengahan abad ke-19 dan replika Front Timur yang dibangun pada abad ke-20 terbuat dari batu bata yang berlapis marmer.

ilustrasi

Kubah Gedung Capitol (Reuters)

Fungsi Gedung Capitol

Gedung Capitol merupakan simbol rakyat Amerika dan pemerintahannya. Gedung ini dijadikan sebagai tempat bertemunya para kongres dan parlemen Amerika Serikat. Pertemuan ini, pertama kali dilakukan pada 17 November 1800.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Pulau Natal, Letaknya Dekat Indonesia tapi Milik Australia

Selain itu, gedung megah ini juga ternyata menyimpan beberapa koleksi seni Amerika penting. Maka gedung ini juga merangkap sebagai museum seni dan sejarah yang telah dikunjungi oleh jutaan wisatawan setiap tahunnya.

Koleksi Patung

Karena dijadikan sebagai museum seni dan sejarah, tak heran bila di dalam gedung ini terdapat banyak koleksi benda seni yang ditempatkan di National Statuary Hall, salah satunya 9 patung wanita. Sosok patung wanita ini ternyata memiliki peran penting dalam sejarah Amerika Serikat dan mewakili setiap negara bagian di AS.

Patung-patung itu adalah Mother Joseph (Washington), Esther Hobart Morris (Wyoming), Jeannette Rankin (Montana) Florence Sabin (Colorado), Sakakawea (Dakota Utara), Maria Sanford (Minnesota), Frances E. Willard (Illinois), Sarah Winnemucca (Nevada) dan Helen Keller (Alabama).

Selain itu, patung yang terletak di atas kubah bangunan ini adalah Patung Kebebasan (Statue of Freedom). Patung yang menggambarkan sosok perempuan itu memiliki berat sekitar 7,5 ton dan tinggi hampir 6 meter.

Patung terbesar di museum tersebut adalah patung Raja Kamehameha I, yang disumbangkan oleh negara bagian Hawaii. Patung perunggu ini memiliki tinggi sekitar 3 meter dan berdiri di atas granit dengan tinggi sekitar 1 meter.

Punya Banyak Ruangan

Bangunan ini berisi sekitar 540 kamar, sekitar 850 pintu, dan 658 jendela, tetapi 108 di antaranya di dalam kubah saja. Setiap kamarnya juga djaga oleh sersan yang bertugas sebagai kepala penegak hukum dan petugas protokol. 

Galeri Berbisik

Kubah Capitol yang berbentuk setengah kubah, ternyata dapat menghasilkan efek suara seperti berbisik. Tak heran bila Gedung ini mendapat julukan "Galeri Berbisik".

Uniknya, suara tersebut akan terdengar lebih jelas bila ada orang yang berbicara dari kejauhan, namun sebaliknya, bila ada yang berbicara dari jarak yang dekat justru kurang terdengar. 

Kereta Bawah Tanah

Gedung Capitol punya stasiun kereta api bawah tanah sendiri, namun tidak seperti kereta bawah tanah lainnya. Stasiun yang telah berdiri sejak 1909 ini hanya digunakan sebagai sarana transportasi para anggota senat dan parlemen AS dari gedung perkantoran mereka ke Capitol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini