Tiap Sabtu, Wisatawan Bakal Disuguhi Kesenian Minang Gratis di Pariaman

Antara, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 02:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 406 2348724 tiap-sabtu-wisatawan-bakal-disuguhi-kesenian-minang-gratis-di-pariaman-XoKVZCsXEH.JPG Kadisparbud Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono (Foto: Antara)

WISATAWAN yang hendak memanfaatkan waktu libur di akhir pekan di Kota Pariaman, Sumatra Barat bakal disuguhi penampilan kesenian budaya Minang dari para seniman setempat setiap Sabtu sore secara gratis.

"Kami memiliki program Pariaman Culture Every Week yang dilaksanakan setiap Sabtu sore dan pelaksanaannya sepanjang tahun," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono di Pariaman, Kamis, 21 Januari 2021.

Program tersebut akan diluncurkan di panggung pertunjukan seni di Pantai Kata pada Sabtu 23 Januari 2021 sore sekaligus peresmian bangunan tersebut.

Baca juga: Taman Bunga Bakal Hiasi Kawasan Wisata Pantai Kata Pariaman

Dwi menjelaskan, lokasi pelaksanaan program tersebut nantinya tidak saja di panggung itu namun juga di objek wisata lainnya di Pariaman secara bergantian.

Menurutnya, program tersebut sebagai langkah untuk menambah daya tarik pariwisata di Pariaman sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu.

Nantinya lanjut Dwi, wisatawan dapat menikmati keindahan matahari terbenam sambil menyaksikan kesenian Minang di Kota Pariaman.

"Seperti di Bali, kalau wisatawan datang ke Ubud setiap pukul 17.00 WIB itu ada penampilan tarik kecak, konsep yang sama kami lakukan di Pariaman," terangnya.

Dipilihnya sore hari untuk menampilkan kesenian tersebut kata dia, lantaran mereka yang terlibat kesenian budaya itu dari kalangan pelajar, sehingga kegiatan pendidikan mereka diharapkan tidak terganggu.

Kendati tujuannya untuk meningkatkan jumlah kunjungan, sambung Dwi, namun pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan ketat serta melibatkan petugas dari Dinas Kesehataan dan Satuan Polisi Pamong Praja.

"Suhu tubuh diperiksa, penarinya pakai pelindung wajah, pemain musik dan penontonnya harus pakai masker, kecuali yang pemain seruling karena tidak mungkin pakai masker," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini