Sandiaga Uno Meninjau Kemungkinan Penerapan Travel Bubble Indonesia-Singapura di Batam

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 406 2349029 sandiaga-uno-meninjau-kemungkinan-penerapan-travel-bubble-indonesia-singapura-di-batam-TWbutlL9tw.jpg Menparekraf Sandiaga Uno di Batam (Okezone.com/Wilda)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi kawasan wisata Batam, guna meninjau kemungkinan penerapan perjalanan tanpa karantina atau travel bubble antara Indonesia dan Singapura di Kota Batam dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

"Kunjungan saya ke sini, ingin melihat dengan mata sendiri," kata Sandiaga Uno saat mengunjungi Nongsa Point Marina and Resort Batam, Jumat (22/1/2020).

Baca juga:  Indonesia dan Singapura Berpeluang Terapkan Travel Bubble

Travel bubble adalah kesepakatan dengan negara lain untuk membuka akses masuk turis agar timbul gelembung atau koridor perjalanan.

Akan tetapi, Sandiaga Uno pun belum bisa memprediksi kapan rencana itu dilakukan guna memudahkan perjalanan wisatawan keluar masuk Indonesia.

 ilustrasi

Sandiaga Uno berfoto bersama pejabat di Batam (Okezone.com/Wilda) 

Termasuk dari Singapura yang selama ini menjadi negara penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) terbesar ke Indonesia.

Baca juga:  Selandia Baru Buka Travel Bubble dengan Australia pada April 2021

"Tapi tidak bisa janji. Mohon sabar," kata dia.

Menurutnya,kunci pertama menghidupkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif adalah meyakinkan situasi kesehatan bisa dikelola dengan baik.

Selain itu, ia juga optimis pariwisata dan ekonomi kreatif Batam segera pulih mengingat saat ini angka penularan pandemi Covid-19 di Batam mulai stabil.

"Saya sangat kenal Batam. Usaha pertama saya sebagai pebisnis, di Batam. Saya tahu Batam punya potensi," tambahnya.

Rencana mengenai travel bubble itu masih terus dibahas dan saat ini dalam tahap mencari dan menggali informasi. Nantinya, hasil dari kunjungan disampaikan kepada Menteri Kesehatan dan Menteri Luar Negeri.

"Kita masih fight finding, mudah-mudahan bisa jadi bekal pulang dari Batam dan Bali," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini