Kapten Vincent Raditya Ungkap Penyebab Kecelakaan Pesawat, Sabotase hingga Dibajak

Salsabila Jihan, Jurnalis · Sabtu 23 Januari 2021 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 406 2349090 kapten-vincent-raditya-ungkap-penyebab-kecelakaan-pesawat-sabotase-hingga-dibajak-lmV3kkydKM.jpg Kapten Vincent Raditya dan Fitra Eri. (Foto: Instagram @vincentraditya)

PILOT Kapten Vincent Raditya sempat menjadi perbincangan, karena ia mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Dirinya pun membahas soal kemungkinan pesawat nahas itu sengaja dijatuhkan hingga spekulasi pembajakan.

Dua pertanyaan itu sering dilontarkan oleh penonton saluran YouTube-nya. Ia pun mencoba menerangkan kemungkinan tersebut dengan melakukan simulasi penerbangan bersama Fitra Eri dan rekannya pada video yang diunggah di saluran YouTube pribadinya.

Fitra Eri pun memberikan pertanyaan kepada Kapten Vincent, "Capt, apakah mungkin apabila menerbangkan pesawat ini secara deliberately dengan sengaja dijatuhkan, sabotase, ataupun di-hijack (dibajak)?"

vincent

Baca Juga: Terkuak! Ini Kode Rahasia Awak Kabin saat Gosipin Penumpang

Kapten Raditya menjawab bahwa secara teknis semakin tinggi kecepatan pesawat yang terbang itu, maka semakin besar pula radius putarnya.

Setelah memberi penjelasan tersebut, Kapten Vincent melakukan simulasi penerbangan dengan menggunakan simulator fix base Boeing 737-800 NG yang bisa dibilang cukup mendekati pesawat Boeing 737-500, jenis pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh.

Ia melakukan simulasi tersebut bersama Fitra Eri, yang ditunjuk sebagai co-pilot. Mereka mencoba mengikuti data penerbangan Sriwijaya Air tersebut yang terdapat pada FlightRadar24. Di ketinggian yang sama, Fitra diminta bertindak seolah akan menjatuhkan paksa pesawat.

"Di sini kan ada kapten, kapten tidak akan setuju (co-pilot menjatuhkan pesawat secara sengaja). Dia akan lawan. Ini kontrolnya akan bisa dilawan," ungkap Vincent Raditya.

Baca Juga: Kisah Pramugari Laura Lazarus Lolos dari Kecelakaan Pesawat, Bikin Ashanty Tercengang

Ia juga menambahkan bahwa tidak setuju kalau pesawat tersebut dijatuhkan dengan sengaja karena peluangnya sangatlah kecil. Secara teknis pun, rentan waktu yang dibutuhkan juga sangat lama.

Meninjau dari data flight radar simulator pesawat yang digunakan, Vincent menyebut kecil kemungkinan adanya sabotase tersebut.

"Kecil kemungkinan apabila penerbangan ini dipaksakan dengan sengaja untuk dijatuhkan, baik itu dalam bentuk sabotase ataupun hijacking dari siapapun itu," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini