Pengalaman Paling Mengerikan Kapten Edward Limbong saat Terbangkan Pesawat

Salsabila Jihan, Jurnalis · Sabtu 23 Januari 2021 06:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 406 2349109 pengalaman-paling-mengerikan-kapten-edward-limbong-saat-terbangkan-pesawat-h7UTjiqZPP.jpg Pilot Edward Limbong. (Foto: YouTube The Hermansyah A6)

KAPTEN Edward Limbong, pilot senior di salah satu salah satu maskapai penerbangan Indonesia, berbincang dengan Anang Hermansyah dan Ashanty dalam saluran YouTube The Hermansyah A6. Banyak pengalamannya sebagai awak kabin yang dibagikan ke publik.

Kapten Edward Limbong juga seorang YouTuber yang sudah cukup terkenal. Dalam video tersebut, perbincangan antara Anang dan Ashanty dengan Kapten Edward Limbong berjalan cukup ringan dan santai.

Kapten Limbong diminta untuk bercerita tentang hal yang menurutnya paling mengerikan saat ia sedang mengoperasikan pesawat.

edward

"Saya sudah mengalami hal tidak mengenakan selama terbang, namun hal yang paling menakutkan itu, terakhir 2006. Saat itu ban pesawat pecah dua-duanya di Makassar," cerita Kapten Limbong.

Ia juga menambahkan, waktu-waktu yang paling krusial dalam penerbangan itu bukan saat pesawat sudah ada di atas, melainkan pada saat take off atau landing.

Baca Juga: Terkuak! Ini Kode Rahasia Awak Kabin saat Gosipin Penumpang

"Di saat-saat itu kita kan sedang critical, apalagi pada saat take off. Karena dengan berat pesawat harus dibawa dengan kecepatan yang maksimum dan kita juga harus jaga mesin hampir 1000 derajat," tambah dia.

Lanjutnya, ia mengatakan hal yang sama saat pendaratan. Saat itu juga merupakan satu hal yang critical.

Walaupun begitu, seorang pilot harus menghadapi apapun kejadiannya. Maka dari itu, sebelum mendapatkan izin untuk menerbangkan, seorang pilot harus masuk pelatihan terlebih dahulu.

Baca Juga: Brisbane Tak Lagi Wajibkan Penggunaan Masker dalam Ruangan

Kapten dengan pengalaman terbang 34 tahun itu juga menjelaskan bahwa pilot zaman sekarang, yang mengoperasikan pesawat modern itu sebenarnya bukan pilot. "Tetapi mereka hanya seorang operator karena semuanya sudah menggunakan komputer," katanya.

Ia melanjutkan, kalau faktor cuaca itu sebenarnya juga bukan hal yang paling utama dalam kecelakaan pesawat, namun yang paling berbahaya adalah dari pesawat itu sendiri dan kesalahan manusia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini