Deretan Wisata Alam di Melonguane, Kabupaten Talaud

Fatha Annisa, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 408 2348822 deretan-wisata-alam-di-melonguane-kabupaten-talaud-aK1P54zHua.jpg Wisatawan di Pulau Sara. (Foto: Instagram discovertalaud)

GEMPA bermagnitudo 7,1 mengguncang Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Kamis kemarin. Wilayah ini memang kurang familier di telinga sebagian orang.

Namun, siapa sangka jika wilayah paling utara Indonesia ini dikenal dengan banyaknya tempat wisata yang mampu menarik perhatian pelancong.

Danau, gua, air terjun dengan air jernih dan bening, serta pegunungan berudara sejuk dapat Anda temukan di Melonguane. Selain itu, laut dan pulau-pulau kecil di sekitarnya juga menjadi pemandangan khas yang dapat dijumpai di Melonguane.

Baca Juga: Kisah Pramugari Laura Lazarus Lolos dari Kecelakaan Pesawat, Bikin Ashanty Tercengang

Berikut keindahan Melonguane yang tidak dapat ditemukan di daerah lain:

Pulau Sara

pulau

(Foto: Instagram fenoliapanambunan)

Ikon pariwisata Melonguane yang pertama adalah Pulau Sara. Sara ini merupakan pulau kecil tidak berpenghuni yang terbentang di atas Samudera Pasifik. Air laut yang jernih serta hamparan pasir putih nan halus tentu membuat panorama pantai ini begitu indah. Fasilitas di Pulau Sara juga sudah tergolong lengkap dengan kehadiran cottage yang bisa disewa untuk pengunjung.

Banyak wisatawan yang berkunjung untuk berjalan-jalan, berfoto, ataupun menjadikan Pulau Sara tempat berbulan madu.

Gua Batu Kapal

Gua Batu Kapal adalah salah satu tempat wisata yang populer di kalangan wisatawan. Berlokasi di Kiama, Kecamatan Melonguane, gua ini berada di atas bukit sehingga pengunjung harus rela menaiki sekitar 144 anak tangga.

Gunung Piapi

Bagi pecinta olahraga pendakian gunung, Gunung Paipi bisa menjadi pilihan mengasyikan. Gunung berketinggian kurang lebih 864 meter dari permukaan laut ini menyajikan tantangan berupa jalur dakian yang terjal dan turunan yang curam. Perlu kehati-hatian ekstra dan stamina serta mental yang kuat bagi siapa saya yang ingin mendaki gunung ini.

Air Terjun Ampadoap

air terjun

(Instagram windynegara)

Objek wisata selanjutnya adalah sebuah Air Terjun yang sangat populer di kalangan wisatawan, yakni Air Terjun Ampadoap. Nama Ampadoap diambil karena di lokasi tersebut terdapat dua air terjun yang saling berhadapan. Keduanya jatuh di antara bebatuan dan aliran airnya bertemu di satu titik sebelum akhirnya mengalir bersama mengarungi anak sungai. Ya, dalam Bahasa lokal Ampadoap itu sendiri berarti saling menghadap satu sama lain.

Baca Juga: Deretan Potensi Wisata Tambrauw yang Bisa Dikembangkan Pemprov Papua Barat

Air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan yang membuat udara sekitar menjadi sejuk. Airnya juga jernih dan menyegarkan karena mengalir dari kawasan hutan yang masih perawan. Terdapat tempat bersantai di tengah kedua air terjun ini. Sangat cocok untuk menikmati minuman panas sambil bercengkrama dengan teman atau sanak keluarga.

Monumen Tuhan Yesus Raja Memberkati

Jika Rio de Janeiro punya Christ the Redeemer atau Patung Kristus Penebus, Melonguane juga memiliki objek wisata religi masyarakat Nasrani serupa. Lokasinya berada di atas puncak bukit batu Melonguane kompleks perkantoran Pemerintahan Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud. Monumen Tuhan Yesus Raja Memberkati memiliki tinggi sekiranya 34 meter.

Pulau Kabaruan

Tempat wisata di Melonguane satu ini merupakan habitat asli dari burung Maleo. Oleh karenanya banyak burung Maleo yang berterbangan di Pulau Kabaruan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Pulau Kabaruan juga punya ekosistem terumbu karang serta hutan bakau yang eksotis. Dengan air lautnya yang jernih dan bening, tentu pengunjung dapat melihat jelas kehidupan bawah laut tersebut. Bagi penikmat aktivitas snorkeling dan diving, pulau ini juga sangat cocok untuk dikunjungi.

Baca Juga: Pesona Gua-Gua Kuno di Gunung Shaba yang "Menghantui" Wisatawan

Pulau Nusa Dolong


Pulau ini merupakan pulau kecil di kepulauan Talaud, tepatnya di depan Desa Lobbo yang kental akan nilai historis. Selain Nusa Dolong, objek wisata bahari ini juga dikenal dengan nama Pulau Jolly. Nama tersebut diberikan untuk mengenang kepahlawanan Letnan Laut Satu Jolly dari Angkatan Laut Kolonial Belanda yang gugur dalam pertempuran melawan Bajak Laut Balangingi di perairan Teluk Beo. Pulau Nusa Dolong pun memiliki hubungan erat dengan masuknya Injil ke kepulauan Talaud.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini