Breaking News! Turis Rusia Viral Buang Motor di Laut Bali Bakal Dideportasi

Salsabila Jihan, Jurnalis · Sabtu 23 Januari 2021 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 406 2349671 breaking-news-turis-rusia-viral-buang-motor-di-laut-bali-bakal-dideportasi-gJ8XGceeab.jpg Pertemuan Niluh dan turis Rusia yang buang motor. (Foto: Instagram niluhdjelantik)

PADA Desember 2020 lalu, sebuah video yang diunggah oleh seorang turis asal Rusia sempat viral dan membuat geger netizen.

Demi sebuah konten mereka rela melakukan aksi yang dapat mencemari bahkan merusak lingkungan dan ekosistem laut.

Pasalnya, rekaman tersebut memperlihatkan sepasang turis asal Rusia yang terjun ke laut Bali dengan motor yang dikendarainya. Dua turis asing tersebut bernama Sergey Kosenko dan Alina Oshutinskaya.

Dalam video yang berdurasi singkat itu, Sergey tampak dengan sengaja memacu motornya dengan kencang dan menjatuhkan motor tersebut ke perairan bersamaan dengan dirinya dan Alina. Belakangan diketahui, aksinya tersebut dilakukan di Pelabuhan Tanah Anpo, Karangasem, Bali.

Terlebih lagi, Pelabuhan Tanah Ampo diketahui sudah lama ditutup dan untuk melakukan sebuah aktivitas di sana perlu izin terlebih dahulu.

 Niluh

Video yang diunggahnya di akun Instagram pribadi milik Sergey Kosenko menuai banyak perdebatan bahkan desainer ternama sekaligus seorang politisi asal Bali, Niluh Djelantik sempat angkat suara terkait kasus ini dan ia juga terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Belum lama ini, muncul kabar terbaru dari kelanjutan kasus Sergey Kosenko yang diunggah oleh Niluh Djelantik di akun Instagram pribadinya. Kabarnya, ia menerima undangan pertemuan yang diajukan oleh Niluh Djelantik terkait aksi nekatnya itu.

Melalui video singkat yang diunggah Niluh Djelantik pada 18 Januari 2021, Sergey Kosenko meminta maaf kepada masyarakat Bali dan Indonesia atas kesalahannya yang sengaja membuang motor ke laut dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

"Kami juga mengingatkan bahwa dia harus mentaati aturan pemerintah terkait izin tinggal, izin usaha atau kerja dan kewajiban perpajakan untuk revenue perusahaan atau pribadi sesuai peraturan yang berlaku," tulis Niluh Djelantik dalam keterangan unggahannya tersebut.

Ia melanjutkan bahwa pihak imigrasi Bali akan tetap melakukan deportasi terhadap Sergey dan akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan.

"Postingan ini sekaligus menyampaikan pesan bahwa kami orang Indonesia dan khususnya Bali sama sekali tidak mempunyai masalah ataupun bermaksud mengecilkan arti WNA," lanjut Niluh Djelantik,

"Di mana bumi dipijak di sana langit kita junjung," sambungnya.

Desainer kondang tersebut juga menjelaskan, jika WNA menghormati bangsa Indonesia dan menaati peraturan yang berlaku maka pintu akan dibuka, namun sebaliknya. Jika melanggar aturan, menyalahgunakan izin tinggal, izin berusaha atau izin bekerja maka pihak berwajib terkait tidak segan-segan akan menerapkan sanksi tegas.

Di unggahan lainnya yang dibagikan pada 19 Januari 2021, ia juga menuliskan sebuah keterangan yang cukup panjang. Niluh juga telah menerima permintaan maaf yang dilontarkan oleh Sergey.

"Maaf diterima.

Deportasi jalan terus.

Deportasi atas nama Sergey Kosenko dilaksanakan dalam 3-4 hari ini."

Ia menambahkan, "Sudah menjadi risiko bagian yang dibenci bahkan dikatai fasis Hitler. Seolah-olah Niluh Djelantik membuat Bali sepi.

Tidak apa-apa. Semua hujatan kuterima dengan hati terbuka. Dan nantinya juga akan mendewasakan kalian," katanya.

"Martabat tanah kelahiran kita jaga bersama. Karena hanya ini yang kita punya. Menggantungkan pemasukan dari pariwisata adalah hal yang wajar, kita berjuang bersama-sama. Di saat yang sama sudah saatnya memfilter agar quality tourism bisa kita jaga," sebutnya.

Niluh kembali menuliskan bahwa bangsa Indonesia telah mendunia sebagai tujuan wisata yang ramah dan nyaman. Ia juga mempersilahkan untuk datang, berlibur, dan tinggal di sini, serta nikmati alam dan keramahtamahan masyarakat Indonesia.

"Tapi jika kalian melanggar aturan, masyarakat tak segan akan bersuara. Dan pihak yang berwenang akan menindak kalian," ujar dia.

"Terimakasih kesayangan.

Jaga kesehatan. Jaga semangat," tutup Niluh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini