Pelancong dari Luar Amerika Wajib Karantina Sepekan

Fatha Annisa, Jurnalis · Minggu 24 Januari 2021 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 24 406 2349835 pelancong-dari-luar-amerika-wajib-karantina-sepekan-bYLSXwgkd9.JPG Seorang traveler baru tiba di Bandara Washington, AS (Foto: Reuters)

DI BAWAH kepemimpinan Presiden Joe Biden, Amerika Serikat (AS) mulai memperkenalkan langkah-langkah kesehatan baru bagi warganya dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19.

Perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Joe Biden pekan ini akan mewajibkan pelancong domestik dan internasional untuk memenuhi serangkaian aturan baru yang mencakup pemakaian masker dan menjaga jarak fisik.

Selain itu, pelancong yang tiba di Amerika dengan penerbangan internasional harus menunjukkan bukti tes Covid-19 dengan hasil negatif sebelum naik ke pesawat. Tes wajib dilakukan dalam waktu tiga hari sebelum jadwal keberangkatan mereka.

Baca juga: Pramugari Ini Dihujat Netizen Usai Berbagi Tips Minum di Pesawat

Penumpang juga dapat memberikan bukti bahwa mereka telah pulih dari Covid-19. Sementara, masker akan diamanatkan di banyak kereta, pesawat dan bus domestik.

Perintah yang didukung oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) itu akan mulai berlaku efektif pada 26 Januari 2021.

Sebelumnya, karantina tidak wajib dilakukan. Namun kini CDC mengusulkan orang-orang yang datang dari hampir semua negara ke Amerika untuk melakukan karantina selama tujuh hari alias sepekan.

Perintah eksekutif mengatakan para pelancong harus mematuhi pedoman CDC yang berlaku, termasuk periode karantina mandiri yang direkomendasikan. Namun akan ada penjelasan lebih lanjut bagaimana mekanisme karantina tersebut.

"Selain memakai masker, semua orang yang terbang ke Amerika Serikat dari negara lain perlu melakukan tes sebelum mereka naik pesawat, sebelum mereka berangkat, dan karantina ketika mereka tiba di Amerika," kata Biden dilansir dari laman Lonely Planet.

Biden yang sukses mengandaskan perlawanan Donald Trump pada Pilpres lalu itu menambahkan bahwa dia menandatangani sebuah tatanan baru untuk memperpanjang persyaratan penutupan pada perjalanan antar negara bagian, seperti di kereta api, pesawat maupun transportasi bus.

Pemerintahan baru juga sedang dalam pembicaraan dengan Kanada dan Meksiko untuk menerapkan pedoman kesehatan masyarakat yang baru di perbatasan darat.

Hampir semua perjalanan yang tidak penting dengan Kanada dan Meksiko saat ini masih ditangguhkan hingga 21 Februari 2021 mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini