Tempat Wisata di Garut Kembali Dibuka Meski PPKM Diperpanjang

Antara, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 406 2350658 tempat-wisata-di-garut-kembali-dibuka-meski-ppkm-diperpanjang-R0zBqLenlJ.jpg Kawasan wisata Pantai Sayang Heulang di Garut, Jawa Barat (Antara/Feri)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat kembali membuka tempat wisata untuk umum meski masih diterapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Tapi, pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan yaitu tidak menimbulkan kerumunan orang.

"Iya dibuka tapi ada pembatasan jumlah pengunjung," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan di Garut, Senin 25 Januari 2021.

Baca juga:  PPKM Diperpanjang, Objek Wisata di Banyumas Diizinkan Buka

Ia menyampaikan seluruh tempat wisata yang kembali dibuka akan mendapatkan pengawasan khusus untuk memastikan telah menerapkan protokol kesehatan.

Terkait sanksi bagi tempat wisata yang melanggar protokol kesehatan, kata dia, masih menunggu jenis sanksinya sesuai surat edaran dari Bupati Garut.

"Saya nunggu surat edaran Bupati, belum turun," kata Budi.

 

Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan pemerintah memperpanjang waktu PPKM sampai 8 Februari 2021 di Kabupaten Garut untuk mencegah penularan COVID-19.

Baca juga:  Viral Foto Taman Rekreasi di Surabaya yang Mulai Rata dengan Tanah

Namun dalam PPKM perpanjangan ini, kata dia, berbeda dengan sebelumnya, tempat wisata diperbolehkan buka bagi wisatawan dengan syarat mematuhi protokol kesehatan yaitu maksimal kunjungan 25 persen dari kapasitas tempat.

"PSBB yang kedua ada perubahan, pariwisata boleh, tapi ada pembatasan jumlah," katanya.

Bupati mempersilakan masyarakat untuk berwisata ke Kabupaten Garut dengan syarat mematuhi peraturan dalam PPKM di antaranya tidak berkerumun dan menjaga jarak.

Pemerintah daerah, lanjut dia, akan menyiapkan sejumlah pos untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tes cepat antigen terhadap wisatawan secara acak.

"Silakan datang ke sini, kami buat pos-pos untuk pemeriksaan antigen," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini