Deteksi Varian Baru Corona, Australia Tangguhkan Travel Bubble Selandia Baru

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 406 2350920 deteksi-varian-baru-corona-australia-tangguhkan-travel-bubble-selandia-baru-X2L9UBW7n9.JPG Ilustrasi (Foto: Reuters)

AUSTRALIA memutuskan untuk menangguhkan perjalanan bebas karantina dari Selandia Baru setidaknya selama tiga hari. Penangguhan travel bubble ini dikarenakan terdapat satu kasus varian Covid-19 yang sangat mudah tertular bagi warga mereka.

Perjalanan bebas karantina dari Selandia Baru ke Australia telah ditunda selama 72 jam.

Orang-orang di Selandia Baru telah diminta untuk memertimbangkan kembali kebutuhan mereka untuk bepergian ke Australia karena mereka akan menghadapi karantina minimal 72 jam di hotel.

Jika jeda diperpanjang, warga Selandia Baru bisa menghadapi karantina hingga 14 hari ke depan.

Baca juga: Liburan ke New Zealand, Ini 5 Tempat Wisata Paling Asyik Dikunjungi

Hal ini dikarenakan terdapat kasus Covid-19 di Selandia Baru yang mana merupakan varian baru virus dari Afrika Selatan yang konon lebih menular. Pengujian generik pada Senin kemarin mengonfirmasi kecurigaan otoritas Selandia Baru.

Varian Covid-19 tersebut nyatanya lebih cepat menular. Itulah sebabnya Australia mengakhiri apa yang disebut pengaturan perjalanan 'zona hijau' dengan Selandia Baru tak lama setelah kasus baru itu muncul.

"Varian baru (virus dari Afrika Selatan) ini lebih mudah menular dan menghadirkan tingkat risiko yang tinggi," kata Kepala Petugas Medis setempat, Michael Kidd menyitir laman ABC.

"Sejauh ini telah dilaporkan setidaknya dari 13 negara dan ini termasuk 13 orang yang telah menjalani karantina di hotel wilayah Australia," tambah Kidd.

Sebelumnya, terdapat kasus seorang wanita diketahui mengunjungi kafe, bar, dan pertokoan di Selandia Baru utara sebelum dia dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu malam lalu. Wanita tersebut dipulangkan dari karantina hotel pada 13 Januari.

"Itu hanya karena lamanya periode antara infeksi dan konfirmasi," kata Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt.

Siapapun yang tiba di Australia dengan penerbangan dari Selandia Baru pada atau sejak 14 Januari kata dia, perlu diisolasi dan menjalani tes Covid-19. Orang tersebut harus tetap terisolasi sampai hasil tes Covid-19 dinyatakan negatif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini